Getting Time...

Pakistan Nyatakan Hari Berkabung di Kota Sindh

Fajar Nugraha
Selasa, 29 Desember 2009 15:00 wib
Insiden ledakan di hari Ashura (Foto: AFP)
Insiden ledakan di hari Ashura (Foto: AFP)
KARACHI - Usai bom bunuh diri yang menewaskan 33 orang di Kota Karachi, Senin kemarin (28/12/2009), pemerintah Pakistan hari ini menyatakan hari berkabung.

Pihak keamanan Pakistan memperketat keamanan diadakannya upacara pemakaman. Sementara penjagaan di setiap sudut wilayah Karachi terus ditingkatkan sejak umat muslim Syiah merayakan hari suci Ashura di Provinsi Sindh.

Selain menewaskan 33 orang, ledakan bom juga membuat puluhan warga menderita luka. Diduga pelaku meledakkan diri saat berjalan di antara puluhan ribu umat Syiah.

Seperti dilansir BBC, Selasa (29/12/2009), hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa nahas yang terjadi di tengah meningkatnya ancaman kekerasan oleh kelompok Taliban.

Partai-partai politik di Sindh mengajak para pelaku usaha dan transportasi massal melakukan protes mengecam kekerasan ini. Sementara sebagian SPBU di Karachi masih tutup. Arus lalu lintas pun lengang.

Karachi sendiri memiliki sejarah panjang akan kekerasan antara sekte antara Islam Syiah dengan Sunni. Hari Ashura yang tahun ini jatuh pada Senin merupakan puncak perayaan memperingati kematian Hussein Ibnu Ali, seorang cucu Nabi Muhammad Saw yang wafat saat perang Karbala. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit