Getting Time...

Presiden Korsel: Hubungan Dua Korea Stagnan

Fajar Nugraha
Jum'at, 01 Januari 2010 12:42 wib
Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak. (Foto: thegrandnarrative.files.wordpress.com)
Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak. (Foto: thegrandnarrative.files.wordpress.com)
SEOUL - Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak menyatakan jika hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara tidak ada kemajuan sama sekali. Namun dirinya tetap optimistis jika nantinya hubungan antar kedua negara dapat terus meningkat.

"Kedua pihak kini berhasil membangun fondasi untuk sebuah hubungan yang baik di masa depan," komentar Lee Myung Bak seperti dikutip Kantor Berita Yonhap, Jumat (1/12/2010).

"Kini Kedua negara harus mempertimbangkan kembali tentang upaya unifikasi serta diplomasi, termasuk juga ketahanan nasional," lanjut Presiden dari kubu konservatif tersebut.

Sejak Lee Myung Bak memimpin Korea Selatan pada Februari 2008, hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara berada dalam kondisi stagnan. Hal berkaitan dengan kebijakan dia yang dinilai keras menghadapi Korea Utara.

Namun belakang hubungan kedua negara mulai menunjukan peningkatan, setelah Korut telah menyetujui bantuan kemanusiaan dari Korsel menyusul pembicaraan negosiasi tentang pelucutan senjata nuklir Korut yang dilakukan bersama Jepang, AS, China dan Rusia terhenti.  (faj)(rhs)
TWITTER »
twit