Getting Time...

93 Tewas dalam Ledakan Bunuh Diri di Pakistan

Fajar Nugraha
Sabtu, 02 Januari 2010 16:06 wib
Korban bom pertandingan bola voli (Foto: AP)
Korban bom pertandingan bola voli (Foto: AP)
ISLAMABAD - Tahun Baru di Pakistan ditandai dengan tragedi memilukan. Sebuah aksi bom bunuh diri menewaskan 93 orang yang saat sedang menonton pertandingan bola voli.

Ledakan diperkirakan berasal dari sebuah mobil yang dilengkapi dengan bahan peledak yang diarahkan ke kerumunan penonton yang sedang menyaksikan pertandingan bola voli di desa Shah Hasan Khan, distrik Bannu, Pakistan. Daerah ini memang berbatasan langsung dengan kantung pertahanan pihak Taliban di Waziristan.

"Penduduk sedang menonton pertandingan bola voli antara dua tim desa setempat saat pelaku bom bunuh diri mengarahkan mobil yang dikendarainya ke arah penduduk dan meledakan dirinya," menurut Kepala Polisi Distrik Bannu Mohammad Ayub Khan seperti dikutip AFP, Sabtu (2/1/2010).

Ledakan ini juga menewaskan enam anak kecil, serta lima pasukan paramiliter Pakistan. Dahsyatnya ledakan juga menyebabkan 20 rumah runtuh, beberapa di antaranya bahkan masih ada penghuni di dalamnya saat rumah tersebut runtuh.

Sementara korban tewas dalam ledakan ini merupakan yang tertinggi sejak ledakan maut di bulan Oktober di kota Peshawar yang menewaskan 125 orang.

Pihak berwenang setempat menuduh jika pihak Taliban berada di balik pelaku serangan bom kali ini. Meskipun belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas kejadian ini.

Ledakan di tahun baru ini dikecam keras oleh Inggris dan Amerika Serikat. Atas serangan ini Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menyatakan, "Pemerintah AS akan terus mendukung rakyat Pakistan dalam usahanya untuk melawan intimidasi dari pihak asing." (faj)(rhs)
TWITTER »
twit