Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi. (Foto : Telegraph.co.uk)
ROMA - Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi yang sempat babak belur akibat serangan Massimo Tartaglia, sudah berani tampil di depan umum.
Berlusconi tampak sudah membaik menyusul penampilan perdananya pada sebuah pesta. Pria berusia 73 tahun ini mengundang seorang wanita glamor untuk merayakan ulang tahunnya di vila Arcore, yang berlokasi di luar Milan.
Perayaan ulang tahun wanita Italia ke-39 tersebut, sempat terdokumentasikan melalui sebuah kamera. Seperti dikutip Telegraph.co.uk, Selasa (5/1/2009), terbukti raut wajah Berlusconi dalam sebuah foto terlihat berseri-seri, walau sebagian mukanya masih dibalut perban.
Dalam perayaan itu dilengkapi dengan kue ulang tahun bergambarkan karikatur wanita dengan ukuran payudara yang cukup besar berpakaian blus berpotongan rendah. Pada gambar tersebut, tampak Perdana Menteri memeluknya, menjulurkan jari tengah di udara.
Karikatur tersebut merujuk ke sebuah rapat yang dihadiri Berlusconi di Bolzano, Italia utara, pada 2005. Saat itu dia menceritakan lelucon ke pendukungnya dan mengangkat jarinya ke musuh-musuh politiknya. Jelas kondisi ini saat itu mengundang pertentangan.
"Ketika dia melihat kue, ia tertawa terbahak-bahak. Gelak tawanya menggerakan jahitan di wajahnya dan itu membuatnya teringat akan serangan akhir tahun lalu," kata Biancofiore.
Pada kesempatan itu, dia juga mengkhawatirkan perayaan tersebut akan memicu gosip dan fitnah. Wanita berambut pirang tersebut menegaskan, bahwa di antara dirinya dan Berlusconi tidak terjadi apa-apa dalam pesta tersebut. Wanita berparas cantik ini menyatakan, ada banyak orang dalam pesta tersebut.
Berlusconi babak belur setelah dipukul menggunakan patung miniatur katedral Roma ke arah mukanya. Akibatnya, dua gigi menjadi ompong serta mengalami patah tulang hidung dan bibir pecah.
Kejadian tersebut berlangsung saat konglomerat media Italia tersebut sedang melakukan tanda tangan saat digerumuli oleh para pendukungnya.(rhs)