Lokasi ditemukannya dua korban WNI yang selamat akibat kecelakaan kapal di Singapura, 16 mil laut dari Pedra Branca. (Foto: Goverment of Singapore)
SINGAPURA - Tim SAR Singapura berhasil menemukan dua dari 11 warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan hilang, setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam kemarin pagi.
Tim SAR yang terdiri dari Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL) Singapura dikerahkan sejak kemarin untuk melakukan pencarian di Pedra Branca. Menurut catatan maritim Singapura, ini merupakan insiden terparah dalam beberapa dekade terakhir.
Seperti dilaporkan The Straits Times, Kamis (7/1/2010), sejauh ini sudah ada dua mayat yang ditemukan. Dua kru sebelumnya sudah diselamatkan saat tugboat berbendera Singapura itu karam.
Kedua kru yang diselamatkan, sebelumnya sempat naik ke skoci sebelum ditemukan sebuah kapal komersial yang melintas. Mereka ditemukan sekira 16 mil laut dari Pedra Branca.
Sejauh ini sembilan orang masih dinyatakan hilang. Dalam kapal tersebut terdapat 13 kru yang diyakini kesemuanya adalah warga Indonesia.
Dua kapal patroli AL Singapura RSS Fearless, Brave, dan dua kapal swasta melakukan pencarian di area seluas 250 kilometer persegi. Sementara AU mengerahkan helikopter Super Puma.
Pihak Otoritas Pelabuhan Maritim Singapura (MPA) menyatakan kapal Ocean Lark dengan bobot 767 ton tenggelam pada Rabu sekira pukul 05.00 pagi waktu setempat di Laut China Selatan. Lokasinya sekira 45 mil laut dari Singapura atau empat jam menggunakan perahu dari pantai terdekat.(ton)(mbs)