Getting Time...

Lagi, 2 Anggota Separatis Kashmir Tewas Tertembak

Fajar Nugraha
Jum'at, 08 Januari 2010 16:00 wib
Pihak berwenang Kashmir (Foto: AP)
Pihak berwenang Kashmir (Foto: AP)
Srinagar - Setelah pasukan paramiliter India berhasil menghentikan penyekapan yang terjadi di sebuah hotel yang menewaskan dua anggota separatis muslim di kota Srinagar, Kashmir Jumat 7 Desember kemarin. Pasukan paramiliter India kembali menewaskan dua anggota separatis hari ini.

Tewasnya dua anggota separatis muslim Kashmir tersebut terjadi di kota Pampora sekitar 12 kilometer dari Srinagar. Kedua anggota separatis muslim yang bersembunyi dalam sebuah rumah itu melepaskan tembakan kearah pasukan paramiliter India yang sedang bepatroli.

Pasukan paramiliter India yang saat itu dilengkapi persenjataan lengkap langsung membalas serangan dan baku tembak antara kedua pihak akhirnya tidak bisa dihindari. Selang beberapa waktu kemudian kedua anggota separatis tersebut akhirnya tewas.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (8/1/2010), pihak kepolisian yang tiba pada lokasi baku tembak memastikan jika kedua anggota separatis tersebut berasal dari kelompok Lashkar e Thaiba.

Sebelumnya pihak Intelijen India mengumumkan akan adanya ekskalasi ancaman seperti yang terjadi di Srinagar. Rangkaian serangan yang menimpa Srinagar sejak kemarin tersebut menganggu keamanan wilayah Kashmir setelah pemilihan umum tahun lalu.

Serangan-serangan seperti ini dikhawatirkan dapat menganggu upaya India dan Pakistan untuk menormalisasi hubungan antarkedua negara sejak serangan teror di Mumbai pada 2008 lalu. Lashkar e Thaiba sendiri dituduh oleh pihak India sebagai pelaku serangan teror yang menewaskan 166 jiwa itu.

Kini dengan adanya ancaman kembali menyeruak di wilayah Kashmir, menimbulkan kekhawatiran jika dialog yang telah dibangun antara kedua negara sejak serangan teror di Mumbai akan berakhir dengan kegagalan.

Pakistan dan India sendiri memang masih memperebutkan wilayah Kashmir yang kini sebagian besar dikuasai oleh India. Meski India mengklaim wilayah Kashmir, sebagian besar warga Kashmir lebih memilih untuk bergabung dengan Pakistan. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit