Getting Time...

Video dan Suara Dipalsukan,Teori Konspirasi Dipertanyakan

Senin, 11 Januari 2010 08:21 wib
Osama bin Laden (Foto : ghanavoices.files.wordpress.com)
Osama bin Laden (Foto : ghanavoices.files.wordpress.com)
Bos jaringan teroris Al Qaeda, Osama bin Laden, sudah meninggal? Semua pernyataannya baik lewat suara atau video itu palsu? Benarkah yang terjadi selama 10 tahun terakhir ini hanyalah permainan intelijen? Osama sudah meninggal dunia delapan tahun lalu saat perang memperebutkan Tora Bora di Afghanistan.

Entah karena terkena bom Amerika Serikat (AS) atau penyakit ginjal serius. Ada lagi sebuah teori konspirasi. Teori yang berkembang di banyak situs sejak 9 September 2001 bahwa badan intelijen AS membuat pernyataan Osama untuk menciptakan tokoh orang jahat, untuk membenarkan apa yang mereka elukan sebagai perang lawan teror di Afghanistan, Irak, dan di tanah air mereka.

Jadi, apakah orang yang paling diburu di dunia itu masih hidup? Selama sepuluh tahun Osama selalu sukses lari dari superpower dunia dan pengejaran manusia terbesar sepanjang sejarah.Sejumlah pernyataan lewat suara dan video yang disebut dari Osama dirilis tapi keasliannya selalu dipertanyakan. Salah satu orang yang mempertanyakan keaslian semua video itu adalah David Ray Griffin, mantan dosen teologi dan anggota 9/11 Truth Movement yang juga mempertanyakan serangan terhadap World Trade Centre di New York.

”Tak satu pun yang terbukti asli,” ujarnya. ”Setidaknya ada tiga yang terlihat hampir pasti palsu. Dan, kalau ada yang memalsukan video Osama, maka itu akan menyebabkan kecurigaan bahwa semua video dan rekaman suara itu sudah dipalsukan.” Dia mencontohkan, sebuah video yang dirilis Departemen Pertahanan AS pada Desember 2001. Dalam video itu, Osama mengaku mendalangi 9/11, padahal, menurut Griffin,Al Qaeda jarang mengaku bertanggung jawab atas serangan teroris.

Menurut Griffin, sosok Osama terlihat berbeda dengan tayangan sebelumnya, lebih gemuk, jari lebih pendek, dan dia bahkan menulis dengan tangan yang salah. Sebagian besar pernyataan Osama dinyatakan lewat suara.Hanya dua video yang memperlihatkan Osama bicara yang dirilis sejak 2001. Griffin pun mengklaim, keduanya palsu. Dia juga melihat sebuah video yang dirilis pada Oktober 2004, beberapa waktu jelang pemilu AS, kurang retorika agama sebagaimana ada dalam pernyataan sebelumnya.

Video ini membantu George W Bush mengamankan masa jabatan keduanya. Namun, video terakhir Osama yang dirilis September 2007, yang menarik banyak perhatian. Griffin menyebutnya sebagai ”Jenggot hitam: rekaman teroris”. Jenggot kelabu Osama digantikan dengan jenggot yang rapi dan hitam. Sejumlah gambar dalam video terlihat diam walau terdengar Osama bicara.

Robert Baer,mantan agen CIA, menolak anggapan adanya teori konspirasi.Tapi, merasa bahwa Al Qaeda telah memalsukan video itu. ”Al Qaeda punya kepentingan memanipulasinya agar terlihat seperti rekaman baru,” ujarnya. ”Anda bisa memanipulasi suara secara digital. Anda bisa mengubah bulan, tahun, Anda bisa merekam kata dan memasukkan ke rekaman lalu mengubahnya.”

BBC lalu meminta bantuan Andy Laws, mantan analis pencitra- an militer Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF), untuk menguji rekaman Osama dari 1998 dan membandingkan dengan rekaman 2001 dan 2007. Menurut Laws, proses editing, di mana tulisan dimasukkan dan gambar dikompres menyebabkan Osama terlihat lebih gemuk pada rekaman 2001.

Kesimpulannya adalah semua video itu dibintangi orang yang sama, Osama. Laws mengungkapkan,sulit dinalar bahwa militer AS memalsukan rekaman seperti itu. Osama sudah mengeluarkan sekitar 40 pernyataan sejak 9/11 dan sebagian besar memasukkan referensi tanggal yang jelas. Dua pernyataannya tahun lalu menyebut nama Presiden AS Barack Obama. (BBC/alvin)(Koran SI/Koran SI/rhs)
TWITTER »
twit