Andal Ampatuan Jr (Foto: AP)
MANILA - Pengadilan yang mengusut peristiwa pembantaian 57 orang di Filipina dalam persaingan politik 23 November lalu, berlanjut dengan keterangan saksi mata. Seorang saksi mata menerangkan jika Andal Ampatuan Jr, yang dianggap sebagai otak pembantaian tersebut menembak korban dalam jarak dekat.
Saksi mata yang pertama kali dihadirkan dalam persidangan Ampatuan kali ini adalah Wakil Walikota Ampatuan Rasul Sangki. Dalam kesaksiannya Sangki melihat langsung Ampatuan Jr menembaki para korban yang merupakan rival politiknya, Klan Mangundadatu.
Sangki juga menggambarkan saat pembantaian berlangsung, beberapa korban meminta pelaku untuk membiarkan mereka hidup. Tetapi permintaan korban tidak diindahkan oleh pelaku, dan pembantaian pun terus berlangsung.
Menurut keterangan Sangki, sebelumnya Ampatuan Jr telah menyiapkan blokade untuk menghadang konvoi 57 orang yang berencana mengantarkan istri dari rival politik Ampatuan Jr, Toto Mangundadatu untuk mendaftarkan suaminya sebagai kandidat Gubernur Provinsi Maguindanao.
Usai pembantaian, Sangki menerangkan jika Ampatuan Jr memintanya untuk tutup mulut atas aksi kejamnya tersebut.
Seperti dilansir BBC, Kamis (14/1/2010), Andal Ampatuan Jr sendiri didakwa atas 41 tindakan pembunuhan, namun dirinya mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut dan mencari kemungkinan bebas melalui uang jaminan.
November tahun lalu, tubuh dari 57 korban pembantaian yang dilakukan oleh Klan Ampatuan ditemukan di wilayah pegunungan Provinsi Maguindanao, Filipina. Pada tubuh korban yang sebagian besar wanita itu, ditemukan luka tembak bahkan di antaranya diperkosa terlebih dulu.
Ke 57 korban tewas merupakan rival politik dari Klan Ampatuan yang berkuasa di Provinsi Maguindanao. Seorang korban bahkan diketahui adalah istri rival politik Ampatauan Jr, yakni Toto Mangundadatu. Selain rival politik, sekira 30 wartawan juga turut tewas dalam insiden ini.
Selain Andal Ampatuan Jr, anggota Klan Ampatuan juga ditahan oleh pihak pemerintah Filipina. Namun hingga kini baru Ampatuan Jr yang didakwa atas pelaku pembantaian tersebut, sementara sisanya ditahan atas dakwaan pemberontakan. (faj)(rhs)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad