Ilustrasi: Istimewa
YALA - Nasib tragis dialami sepasang suami istri di Provinsi Pattani, Thailand. Keduanya ditembak mati kemudian jenazah keduanya dibakar di tengah jalan. Insiden ini menambah rangkaian kekerasan yang terjadi di wilayah Thailand Selatan tersebut.
Diduga kelompok militan Islam berada di balik aksi serangan keji ini. Diduga Aksi ini dilatarbelakangi oleh isu sentimen agama, mengingat kedua pasangan tersebut merupakan warga Thailand yang beragama Budha. Demikian diberitakan AFP, Kamis (14/1/2010).
Polisi setempat mengatakan, korban adalah pria (52) dan istrinya (42), sedang mengendarai motor saat dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di sebuah perusahaan telekomunikasi milik Thailand.
Selang beberapa lama kemudian, tiba-tiba sekelompok orang yang diduga kelompok militan Islam menembaki mereka. Pasangan suami istri itu langsung jatuh dari motor dan dilaporkan tewas di tempat. Namun aksi keji ini tidak berhenti sampai di situ, jenazah kedua orang tersebut disirami bensin sebelum akhirnya para anggota militan menyulut api ke arah jenazah.
Api pun menyala dari dua tubuh yang sudah tidak bernyawa tersebut. Ironisnya semua ini terjadi di tengah jalan raya yang dipenuhi banyak orang.
Wilayah Thailand Selatan memang terus bergejolak sejak Januari 2004 lalu. Kehidupan Warga setempat yang mayoritas beragama Islam, terus dihadapkan pada ketegangan yang diciptakan oleh pihak militan. Hingga kini masih belum jelas apa tujuan dari pihak militan tersebut.
Tetapi ketegangan di Selatan Thailand seringkali dikaitkan oleh Thailand sebagaian beragama Budha menganeksasi wilayah Thailand Selatan pada 1902 lalu. Wilayah yang dianeksasi oleh pemerintah Thailand tersebut dulunya merupakan wilayah kekuasaan Kesultanan Muslim Malaysia.(faj)(rhs)