Getting Time...

Jepang Segera Akhiri Misi di Afghanistan

Fajar Nugraha
Jum'at, 15 Januari 2010 11:34 wib
Pasukan AL Jepang
Pasukan AL Jepang
TOKYO - Jepang segera mengakhiri misi Angkatan Laut mereka yang ditugaskan ke Afghanistan. pasukan Jepang membantu pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat. Penarikan misi ini direncanakan dilakukan hari ini.

Penarikan ini merupakan janji Perdana Menteri Yukio Hatoyama yang menyatakan akan menarik misi pengisian bahan bakar oleh kapal perang Jepang di Samudera Hindia. Misi pengisian bahan bakar tersebut memang dilakukan untuk mendukung operasi pasukan koalisi di Afghanistan. Demikian diberitakan AFP, Jumat (15/1/2010).

Selain menarik dua kapal perang, Menteri Pertahanan Jepang Toshimi Kitazawa juga akan memanggil pulang 340 personel pasukan bela diri Jepang yang bertugas di Afghanistan. Sebanyak 340 personel tersebut telah bertugas mendistribusikan bahan bakar selama delapan tahun di Afghanistan.

Sebagai ganti, Pemerintahan Negeri Sakura tersebut menjanjikan bantuan sebesar USD5 milyar atau sekira Rp45,7 triliun (Rp9,159 per dolar) untuk Afghanistan. Bantuan tersebut akan disalurkan selam lima tahun ke depan guna membantu pembangunan Afghanistan yang hancur akibat perang.

Pemerintahan PM Hatoyama juga menegaskan Jepang tidak akan lagi menurunkan pasukan bela diri untuk berperang ke Afghanistan. Hal ini sesuai dengan Pernjanjian Pascaperang Pasifik yang menyatakan Jepang dilarang mengirim pasukan untuk berperang di luar negeri.

Meski demikian, Pasukan Bela Diri Jepang tetap berperan dalam misi perdamaian dunia di bawah PBB serta memberi dukungan kepada operasi militer lain, seperti halnya misi pasukan koalisi yang dipimpin AS. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit