Makam yang dirusak (Foto: BBC)
TEPI BARAT - Makam milik warga Palestina di wilayah Tepi Barat dirusak oleh pemukim Israel. Selain perusakan, tulisan berbau rasisme juga tampak jelas di kompleks makam tersebut.
Saksi mata warga Palestina menyaksikan sendiri bagaimana pemukim Israel yang ditemani prajurit Israel merusak makam. Kompleks pemakaman yang terdapat di desa Awarta itu juga digunakan untuk warga Israel. Demikian diberitakan BBC, Jumat (22/1/2010).
Setidaknya dua makam terlihat rusak dalam aksi vandalisme ini. Selain merusak, pelaku juga membuang sampah dan sisa makanan di atas makam yang dirusak. Puas merusak, pemukim Israel bahkan menuliskan slogan anti-Arab yang ditulis dalam bahasa Ibrani, Inggris, dan Rusia diluar lokasi pemakaman.
Perusakan terjadi pada Selasa malam 19 Januari dan baru diketahui pada Rabu pagi. Aksi vandalisme terjadi sebulan setelah upaya pembakaran sebuah masjid di Desa Yasuf.
Warga Israel memang dilarang untuk memasuki wilayah Awarta, namun pasukan Israel biasa mengorganisir kelompok warga Yahudi yang ingin mengunjungi makam warga Yahudi yang berada di kompleks tersebut.
Polisi hingga kini masih menyelidiki pelaku di balik insiden. Mereka juga mencari keterkaitan antara pelaku perusakan makam dengan penyerangan masjid di Desa Yasuf Desember tahun lalu. (faj)(rhs)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad