Getting Time...

Obama Hentikan Polemik Homoseksual di Militer AS

Fajar Nugraha
Kamis, 28 Januari 2010 14:17 wib
Presiden Obama hentikan polemik gay di Militer (Foto: Reuters)
Presiden Obama hentikan polemik gay di Militer (Foto: Reuters)
WASHINGTON - Satu hal yang menarik perhatian banyak pihak saat Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan pidato kenegaraannya, yakni homoseksualitas dalam militer AS.

Dalam pidato kenegaraan di depan Kongres AS untuk pertama kalinya, Presiden Obama meminta pihak Pentagon untuk menghapus kebijakan yang melarang kaum gay untuk bergabung dengan militer. Kebijakan ini sendiri pertama kali dikeluarkan oleh Pentagon pada awal tahun 1990 lalu.

Kebijakan ini juga memungkinkan pihak pejabat militer AS untuk menyelidiki orientasi seksual dari para prajuritnya yang sudah tergabung dalam kedinasan.

Mengenai perang di Afghanistan, Presiden Obama mengakui jika Amerika menghadapi waktu yang sulit, tetap yakin jika operasi militer di Afghanistan akan meraih kesuksesan. Presiden AS ke-44 tersebut juga menegaskan kembali rencana penarikan AS di Irak pada akhir bulan Agustus nanti. Demikian diberitakan AFP, Kamis (28/1/2010).

Selain Afghanistan dan Irak, Obama juga menyebut Iran dalam pidatonya yang dilayangkan pada Rabu 27 Januari malam waktu setempat. Presiden kulit hitam pertama AS itu memperingatkan pemimpin Iran untuk segera memenuhi kewajibannya untuk melucuti program nuklir mereka. Presiden memperingatkan konsekuensi yang terus meningkat jika pemimpin Iran tidak penuhi kewajibannya.(faj)(rhs)
TWITTER »
twit