Getting Time...

9 Tewas dalam Bentrokan di Somalia

Fajar Nugraha
Jum'at, 29 Januari 2010 18:48 wib
Militan Al Shabab (Foto: EPA)
Militan Al Shabab (Foto: EPA)
MOGADISHU - Tujuh warga sipil dan dua anggota kelompok antipemerintah di Somalia tewas dalam bentrokan terbaru di Ibu Kota Somalia, Mogadishu. Bentrokan tersebut terjadi antara kelompok antipemerintah dengan Pasukan Penjaga Perdamaian Uni Afrika.

Menurut saksi mata, seorang ibu dan dua anaknya tewas dalam bentrokan bersenjata ini. Korban tewas ditemukan di dua wilayah terpisah, yakni Holwadag dan Bakara. Selain korban tewas, petugas medis juga merawat 22 orang yang cedera.

Sementara kelompok bersenjat Al Shabab yang tahun lalau mengumumkan berafiliasi dengan jaringan Al Qaeda, mengaku berada di balik bentrokan ini.

"Pejuang kami telah melancarkan serangan pada beberapa lokasi di Mogadishu, di mana pihak militer dan pendukungnya ditempatkan," demikian isi keterangan Al Shabab.

Pesan tersebut sepertinya ditujukan kepada pasukan Pemerintah Somalia yang dianggap sebagai boneka dari negara-negara Barat. Sementara pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika dianggap sebagai pembawa pesan Nasrani yang berusaha memperkenalkan agama Kristen kepada Muslim Somalia. Demikian diberitakan Al Jazeera, Jumat (29/1/2010).

Al Shabab juga membenarkan jika dua anggotanya tewas dalam bentrokan terbaru. Sementara Pemerintah Somalia menolak memberikan informasi lengkap mengenai korban tewas dalam bentrokan.

Warga sipil Somalia seringkali terjebak dalam baku tembak antara pasukan Uni Afrika dan kelompok Al Shabab. Baku tembak yang baru terjadi ini berlangsung menjelang peringatan satu tahun terpilihnya Sharif Ahmed sebagai Presiden. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit