Foto: Corbis.com
JENEWA - Pejuang demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi kemungkinan akan dibebaskan saat pemilihan umum (pemilu) di negeri itu.
Menteri Luar Negeri Thailand Kasit Piromya, selain mengungkapkan pernyataan itu, kemarin memprediksi pemilu Myanmar digelar pada semester kedua 2010.
“Apa situasinya? Mungkin saat deklarasi atau pemilu berlangsung,” jawab Piromya saat ditanya kapan Suu Kyi kira-kira dapat dibebaskan.
“Sekitar waktu itu, mungkin sehari setelah atau sehari sebelumnya.” Tanggal pemilu Myanmar belum diumumkan. Ini akan menjadi pemilu pertama sejak pesta demokrasi 1990.
Sebelumnya pemimpin junta militer Myanmar Jenderal Than Shwe menyarankan, rakyatnya untuk membuat ”pilihan tepat” pada pemilu nasional yang akan digelar tahun ini.
Pesan itu disampaikan dalam peringatan dirgahayu kemerdekaan Myanmar ke-62. Than Shwe mengungkapkan tujuh langkah ”peta jalan” menuju demokrasi sebagai satu-satunya proses menuju transisi kekuasaan. Pesan itu dibacakan oleh pemimpin Myanmar yang lainnya dalam upacara di ibu kota yang terpencil, Naypyidaw.
”Rencana sedang dijalankan untuk menggelar pemilu yang sistematis pada tahun ini. Karena itulah,semua rakyat harus membuat pilihan yang tepat,” pesan Than Shwe. Pesan itu tidak menjelaskan apa maksud ”pilihan yang tepat,” tetapi hal itu secara luas diasumsikan untuk menekankan kepada para pemilih agar mendukung partai-partai politik yang didukung militer. (AFP/Rtr/syarifudin)(Koran SI/Koran SI/rhs)