Militan Taliban (Foto: AFP)
MIRANSHAH - Serangan udara Amerika Serikat (AS) kembali memakan korban. Kali ini serangan yang dilancarkan kearah kantung pertahanan militan yang menyebabkan 10 anggota militan Taliban tewas.
Serangan kali ini dilakukan melalui pesawat pengembom tak berawak milik AS. Serangan melalui pesawat tersebut memang makin gencar dilakukan AS sejak aksi bom bunuh diri yang menewaskan tujuh anggota CIA di pangkalan militer AS di Khost, Afghanistan 30 Desember lalu.
Serangan terbaru yang ke-13 kalinya dalam sebulan ini, merupakan yang terbesar dilakukan oleh militer AS. Sekira 18 rudal dilesakan ke wilayah yang diduga sebagai tempat persembunyian anggota Taliban, di wilayah Waziristan Utara, yang di diami oleh warga etnis Pashtun yang berada di wilayah perbatasan Pakistan dan Afghanistan.
"Korban tewas saat ini mencapai 10 orang, namun jumlahnya bisa bertambah," tutur seorang pejabat milite Pakistan seperti dikutip Reuters, Rabu (3/2/2010).
Selain menyerang basis pertahanan militan Taliban, serangan kali ini juga menghancurkan dua kendaraan yang dimiliki oleh Taliban. Peristiwa ini terjadi di Desa Datta Khel sekira 30 kilometer Waziristan Utara.
Datta Khel sendiri diketahui sebagai basis pertahanan seorang komandan Taliban Hafiz Gul Bahadur. Bahadur merupakan sosok komandan Taliban yang bertanggung jawab mengirimkan anggota militan Taliban ke Afghanistan untuk berperangan dengan pasukan koalisi yang dipimpin AS. (faj)(rhs)