SIDNEY - Sebuah bom meledak di sebuah mall di Darwin, Australia, hari ini. Kejadian itu menelan korban luka-luka sekira 13 orang. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Darwin.
Umumnya para korban mengalami luka bakar dan kesulitan nafas akibat menghirup asap dari hasil ledakan bom tersebut.
Bom tersebut diduga merupakan hasil campuran dari bahan bakar bensin dan kembang api. Ledakan tersebut melukai sebagian besar para pengunjung, termasuk seorang petugas keamanan mal.
Menurut keterangan saksi mata yang melihat kejadian itu, pelaku peledakan bom terlihat mendorong sebuah kereta belanja yang berisi beberapa kaleng bahan bakar dan kembang api. Pelaku kemudian memasuki sebuah kantor asuransi yang kebetulan berada di dalam kompleks mal tersebut.
Selang beberapa kemudian, saksi mata mendengar suara gemuruh ledakan serta merasakan lantai mal yang bergetar. "Saat sedang belanja tiba-tiba suara ledakan terdengar yang disertai suara gemuruh layaknya bangunan runtuh," ungkap saksi mata Louisa Ainsworth seperti dikutip AAP, Rabu (3/2/2010).
Sementara seorang saksi mata lain mengaku mencium bau bahan bakar bensin di lokasi ledakan. Diduga bensin tersebut digunakan sebagai campuran bom.
Sedangkan si peledak bom menyerahkan diri kepada pihak berwenang, seusai melakukan aksinya. Polisi sendiri masih menyelediki motif dari aksi tersebut. (faj)(rhs)