Ilustrasi: Parentingweekly.com
BLACKBURN - Proses kelahiran seorang bayi umumnya didampingi oleh bidan ataupun dokter. Namun hal tersebut tidak terjadi oleh pasangan kekasih di Blackburn, Inggris. Padahal, mereka sudah berada di rumah sakit.
Thomas Howard bersama pasangan hidupnya Emily Baron, dibuat tidak berdaya saat menantikan kelahiran bayi mereka. Kedua pasangan yang hamil di luar ikatan pernikahan tersebut, terpaksa menjalani proses kelahiran bayi tanpa didampingi oleh bidan.
Bahkan sang ayah harus membantu pasangannya untuk melahirkan bayi seorang diri. Menurut Howard, meski ia sudah menekan tombol darurat berulang kali, bantuan dari bidan atau siapapun yang berada di Rumah Sakit Royal Blackburn Hospital, Inggris tidak kunjung datang.
Thomas dan Emily patut khawatir, karena pasangan tersebut tidak pernah mengalami kejadian ini sebelumnya. Saat tiba di rumah sakit tersebut, Thomas menyadari jika kekasihnya kehilangan banyak darah. Saat ia bertanya kepada seorang bidan, ia justru mendapat jawaban yang tidak meyakinkan.
"Saat bertanya tentang kondisi Emily, bidan tersebut menjawab tidak tahu. Kemudian ia meninggalkan kami berdua dan menyadari jika kepala bayi kami sudah keluar," komentar Thomas Howard seperti dikutip The Sun, Jumat (5/2/2010).
Saat kondisi paink, pria yang bekerja sebagai teknisi tersebut bertindak sebagai seorang bidan bagi kekasihnya. "Emily terus berteriak dan menyuruhku memanggil perawat. Saat melihat kepala bayi sudah tampak, saya gugup. Akhirnya saya membantu Emily melahirkan Madeline (bayi yang baru lahir), kemudian meletakannya di samping Emily," Thomas menambahkan.
Akibat peristiwa ini Emily yang menamakan bayinya Madeline, menderita trauma dan lebih memilih dirawat di rumah akibat peristiwa itu. Sementara atas kinerja rumah sakit tersebut, Thomas mengancam untuk mengajukan tuntutan kepada pihak rumah sakit Royal Blackburn Hospital. Mereka tidak ingin kejadian ini menimpa pasangan lain.
Pihak rumah sakit sendiri yang diwakili oleh kepala rumah sakitnya, mengaku akan menyelidiki kasus ini. Mereka juga mengecam kecerobohan para bidan yang bertugas saat itu. (faj)(rhs)