Ilustrasi: Istimewa
SIDNEY - Seorang pria yang putus asa nekat berusaha membajak sebuah bus yang tengah terjebak macet di Sidney, Australia. Namun aksi tersebut gagal setelah bus incarannya tidak berhasil dinyalakan.
Aksi pembajakan yang gagal total tersebut terjadi saat seorang pria tiba-tiba naik ke atas bus, saat kondisi jalanan sedang macet di kawasan Parramatta CBD, Sidney, Australia. Pelaku yang berusia 41 tahun tersebut, bahkan sempat memaksa supir bus untuk keluar dari bus, sementara penumpang diminta tetap di dalam bus.
Namun sial, usaha pelaku gagal saat mesin bus yang berusaha dinyalakan tak kunjung hidup. Setelah beberapa lama mencoba, pelaku akhirnya menyerah dan langsung turun dari bus bersamaan dengan datangnya seorang petugas polisi yang sedang tidak bertugas. Demikian diberitakan News.com.au, Kamis (4/2/2010).
Saat keluar dari bus, pelaku yang diduga tidak memiliki pekerjaan tersebut, sempat mengancam petugas polisi tersebut dengan pahat dan langsung lari ke arah pusat perbelanjaan yang ada di sekitar wilayah tersebut.
Polisi berhasil melacaknya melalui rekaman CCTV yang berada di pusat perbelanjaan Parramata itu. Rekaman tersebut memperlihatkan jika pelaku yang bernama Moris Issa Salameh, berkeliaran sambil bertelanjang dada mengelilingi pusat perbelanjaan.
Setelah dilakukan pencarian, pria yang berasal dari daerah Guilford tersebut akhirnya berhasil ditangkap polisi. Dia ditangkap setelah adanya laporan warga yang diancam oleh pria tidak dikenal yang bersembunyi dalam garasi rumahnya. Saat dihampiri, polisi mengetahui, jika pelaku merupakan pria yang sama melakukan pembajakan bus sebelumnya.
Saat hendak ditangkap, Salameh Sempat pula mengancam petugas polisi yang hendak menangkapnya dengan pahat dan mencoba kabur dengan menaiki sebuah bus. Namun Salameh akhirnya bisa diringkus oleh polisi. Ketika diselidiki, polisi menemukan pahat, obeng, gunting dan pisau bedah berada didalam tas yang dibawa oleh tersangka.
Akhirya petualangan pria putus asa tersebut terhenti di Pengadilan Parramatta dan menghadapi delapan dakwaan. Dakwaan tersebut termasuk kepemilikan senjata, berupaya menghindar penangkapan serta pencurian kendaraan bermotor.
Atas perilakunya tersebut pria yang mempunyai catatan kejahatan tersebut, dianggap telah membahayakan masyarakat. Untuk itu pengadilan menolak adanya jaminan yang bisa diberikan padanya.(faj)(rhs)