Getting Time...

Jelang Operasi NATO, Warga Afghanistan mengungsi

Fajar Nugraha
Senin, 08 Februari 2010 15:43 wib
Pasukan koalisi siap lakukan serangan (Foto: AP)
Pasukan koalisi siap lakukan serangan (Foto: AP)
KABUL - Ratusan warga di sebuah desa yang dikendalikan oleh kelompok Taliban di Afghanistan mengungsi. Pengungsian warga Desa Marja ini dilakukan menjelang operasi yang dilakukan oleh pasukan NATO yang akan dilakukan di wilayah tersebut.

Operasi pasukan NATO ini sendiri diperkirakan akan menjadi serangan terbesar yang dipimpin oleh NATO, sejak konflik di Afghanistan berlangsung pada 2001.

Operasi yang ditujukan untuk memberantas militan Taliban ini di pusatkan di desa Marja, Provinsi Helmand, Afghanistan. Menggunakan nama Mushtarak, yang berarti "bersama" dalam bahasa Pashtun, operasi ini akan segera dilancarkan dalam beberapa hari ke depan.

Menurut Jenderal dari Inggris yang akan memimpin operasi pasukan koalisi kali ini, Mayor Jendral Nick Carter menyatakan, serangan ini berbeda dengan operasi sebelumnya.

Untuk pertama kalinya, Pasukan Afghanistan akan berada di baris depan untuk merencanakan strategi serangan. Setelah itu petugas kepolisian Afghanistan yang baru selesai dilatih akan berdiri bersama pasukan NATO di belakang Pasukan Afghanistan. Demikian diberitakan BBC, Senin (8/2/2010).

Para pemimpin pasukan koalisi yang bermarkas di Kandahar, Afghanistan, menyadari jika kinerja pasukan Afghanistan masih meragukan. Namun pasukan koalisi bersiap untuk mengawasi kinerja pasukan Afghanistan dalam operasi kali ini.

Komandan Pasukan NATO di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal menyatakan, jika operasi kali ini akan membawa pesan kuat kepada pihak militan. Pesan tersebut menyatakan, jika Pemerintah Afghanistan memperluas kendali keamanan di negara mereka sendiri.

Guna meminimalisir korban dari kalangan sipil, helikopter NATO telah menyebar pemberitahuan kepada warga yang bermukim di sekitar wilayah serangan untuk meninggalkan wilayah tersebut. Pengumuman tersebut sudah diikuti oleh warga, setelah sekira 35 ribu warga di Marja mengungsi ke wilayah lain di Provinsi Helmand.

Operasi besar-besaran ini merupakan yang pertama kalinya sejak Presiden Amerika Serikat Barack Obama, mengumumkan penambahan 30 ribu pasukan AS di Afghanistan pada November tahun lalu. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit