Getting Time...

Australia Perketat Aturan Imigrasi

Selasa, 09 Februari 2010 10:28 wib
Foto: Corbis.com
Foto: Corbis.com
CANBERRA - Pemerintah Australia memperketat sistem imigrasi untuk menarik tenaga migran berketerampilan tinggi. Pemerintah Australia kini menghapus 106 syarat keterampilan yang selama ini diberlakukan bagi pekerja imigran dan mengganti dengan ujian khusus.

Menteri Imigrasi Australia Chris Evans menyatakan, Pemerintah Australia telah menolak 20.000 migran yang ingin mendapatkan status kependudukan melalui studi tata boga,akuntansi,dan penata rambut.“Kami butuh reformasi aturan seperti ini untuk mengantisipasi lonjakan populasi imigran,” ujar Evans. Pemangkasan puluhan ribu aplikasi migran ini diharapkan mampu mengurangi biaya yang mesti dikeluarkan Australia untuk mengupah pekerja asing.“Jumlah tersebut (20.000 aplikasi) akan memotong biaya hingga 14 juta dolar Australia,” ungkapnya.

Dia menambahkan, reformasi ketenagakerjaan Australia dikeluarkan untuk mencegah serangan brutal yang dilakukan terhadap pelajar asing. “Serangan itu sangat memalukan. Kami harus melakukan sesuatu agar peristiwa seperti itu tidak terjadi lagi,”imbuhnya. Kebijakan terbaru ketenagakerjaan itu dikeluarkan setelah Pemerintah Australia meninjau kembali syarat penerimaan kerja yang diberlakukan bagi imigran. Syarat penerimaan kerja terbaru membuat para pelajar asing memilih konsentrasi studi dalam bidang-bidang tertentu karena syarat sebelumnya terkesan gampang. Kemudahan ini membuat imigran menjadi enggan mencari pekerjaan dibidanglain.

“ Sebagian besar imigran bekerja sebagai koki, akuntan, dan penata rambut,”ungkap Evans. “Kini Pemerintah Australia akan mengarahkan mereka untuk bekerja di bidang kedokteran, teknik mesin,dan pertambangan.” (AFP/BBC)(anastasia ika/Koran SI/rhs)
TWITTER »
twit