Getting Time...

PM Lebanon Peringatkan Ancaman Israel

Fajar Nugraha
Rabu, 10 Februari 2010 12:01 wib
PM Lebanon Saad Hariri (Foto: Newsweek)
PM Lebanon Saad Hariri (Foto: Newsweek)
BEIRUT - Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri menyatakan, kekhawatirannya atas meningkatnya ancaman yang terjadi di Timur Tengah yang dilayangkan oleh Israel. Ia juga mengkhawatirkan ancaman perang baru antara Lebanon dengan Israel.

PM Hariri juga mengeluarkan tuduhan jika pesawat tempur milik Israel seringkali melanggar batas wilayah udara Lebanon. Putra mantan Perdana Menteri Lebanon, Rafik Hariri ini menyatakan, jika pesawat tempur Israel tersebut hampir tiap hari melewati batas wilayah udara negaranya.

Sebelumnya ia menilai langkah Israel yang mengancam Lebanon dan negara tetangganya Suriah, merupakan sebuah kesalahan besar yang dilakukan oleh negara Yahudi tersebut. Israel dan Suriah sebelumnya memang saling mengeluarkan tuduhan yang dapat berujung pada konfrontasi.

"Israel makin sering melancarkan ancaman mereka. Bukan hanya ancaman, Israel bahkan sudah melanggar batas wilayah udara Lebanon selama dua bulan terakhir," komentar PM saad Hariri, seperti dikutip BBC, Rabu (10/2/2010).

"Ancaman (Israel) terus meningkat dan makin memperlihatkan tanda bahaya tiap harinya," ucap PM Hariri.

Menyikapi ancaman Israel tersebut, Hariri menyatakan, jika seluruh rakyat Lebanon saat ini terus bersatu, sambil mengakui jika Pemerintah Lebanon berdiri bersama kelompok Hisbullah. Kelompok Hisbullah adalah kelompok militan Lebanon yang berjuang melawan Israel pada tahun 2006 lalu.

"Tidak ada perpecahan di antara rakyat Lebanon. Kami akan berjuang bersama melawan Israel. Pemerintah akan terus mendukung rakyat Lebanon," ungkap Hariri. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit