Getting Time...

Cerita Pengalaman Seksnya, Pria Arab Dipenjara

Fajar Nugraha
Rabu, 10 Februari 2010 15:52 wib
Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa
RIYADH - Mahkamah Agung Arab Saudi menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada seorang pria yang secara panjang lebar menceritakan kisah petualangan seksnya di depan tv. Selain hukuman penjara, pria tersebut juga dijatuhi hukuman cambuk sebanyak 1,000 kali.

Mazen Abdul Jawad sebelumnya telah dinyatakan bersalah atas tindakannya yang dianggap melanggar aturan hukum Islam yang berlaku di Arab Saudi. Pada Oktober lalu, Abdul Jawad dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun dan 300 kali cambukan.

Namun pada sidang banding yang diajukan oleh pria berusia 32 tahun tersebut, ia justru mendapatkan hukuman lebih berat lagi.

Kasus Abdul Jawad ini merebak ke permukaan setelah dirinya bersama tiga orang teman tampil dalam sebuah program tv, pada Juli tahun lalu. Program bernama Red Lines tersebut disiarkan oleh jaringan televisi yang berbasis di Lebanon LBS. Dalam acara televisi itu, Abdul Jawad berbicara panjang lebar pengalaman seksnya. Demikian diberitakan BBC, Rabu (10/2/2010).

Ayah empat anak tersebut bercerita pengalaman seksnya saat ia belum menikah. Bahkan, dia menunjukan sebuah alat bantu seks di depan kamera, yang mengundang kontroversi di masyarakat Arab Saudi saat itu.

Akibatnya warga Arab Saudi yang kebetulan menonton melayangkan keberatan mereka atas aksi Abdul Jawad dan mendesak untuk dirinya untuk dihukum. Abdul Jawad sendiri meminta maaf atas tindakanya tersebut sambil membela diri, jika dirinya ditipu oleh produser program televisi tersebut.

Mengenai hukuman yang dijalani oleh Abdul Jawad, pengacaranya Sulaiaman Jumaie menyatakan keberatannya karena pemilik dan manajer dari LBC tidak ada yang dihukum atas kasus ini. Pangeran Saudi, Alwaleed bin Talal diketahui salah satu pemilik saham tertinggi LBC. Sementara akibat kasus ini kantor LBC di Arab Saudi ditutup pada Agustus lalu. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit