Hakimullah Mehsud (Foto: AFP)
ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan mengaku memiliki bukti jika Pimpinan Taliban Pakistan, Hakimullah Mehsud benar-benar tewas. Tewasnya Mehsud diduga terkait luka yang dialaminya akibat serangan udara Amerika Serikat pada Januari lalu.
"Kami memiliki informasi yang dapat dipercaya, jika dia (Hakimullah Mehsud) telah tewas, namun sampai saat ini kami belum bisa mendapatkan konfirmasi atas berita tersebut," ungkap Menteri Dalam Negeri Pakistan Rehman Malik, seperti Reuters, Rabu (10/2/2010).
Tetapi pengakuan Malik tersebut dibantah keras oleh dua pejabat Taliban, termasuk oleh Maulvi Noor Jamal, komandan senior Taliban yang juga membantah keras berita tersebut. Noor Jamal diperkirakan akan menggantikan posisi Mehsud, jika pemimpin Taliban tersebut memang benar-benar tewas.
"Tidak benar jika Hakimullah tewas termasuk kabar jika saya ditunjuk sebagai amir atau pimpinan dari Taliban Pakistan," Ucap Noor Jamal. Selain Maulvi Noor Jamal, pimpinan Taliban daerah Waziristan Selatan, Wali ur Rehman juga dianggap sebagai calon kuat pengganti Hakimullah Mehsud.
Kabar mengenai kematian Mehsud sendiri merebak pada Selasa 9 Februari kemarin saat seorang pejabat Taliban lain mengakui jika Mehsud tewas atas luka yang dideritanya.
Jika memang benar Hakimullah Mehsud telah tewasnya, tentunya hal ini dapat mengganggu rencana Taliban untuk melancarkan serangan bom di kota-kota besar Pakistan. Namun kematian Mehsud diyakinkan tidak akan memutus jaringan antaranggota Taliban di Pakistan. (faj)(rhs)