GLASGOW - Warga kota Glasgow, Skotlandia nampaknya mesti bersabar sebelum bisa melihat bus amfibi beroperasi di kota tersebut. Uji coba bus amfibi yang dilakukan Senin (8/2) waktu setempat menemui kendala.
Bus milik perusahaan Inggris Stagecoach ini ngadat dan tergelincir saat diujicobakan di Sungai Clyde. Sungai besar yang membelah Glasgow dan terpanjang kesembilan di Inggris Raya tersebut selama ini menjadi salah satu sungai terpenting dalam lalu lintas perdagangan dan pembangunan di Glasgow.
Juru bicara Stagecoach Steve Stewart menjelaskan salah satu penyebab tergelincirnya bus amfibi itu adalah karena masalah suspensi. Dia juga mengatakan pihaknya akan melanjutkan uji coba setelah menemukan apa penyebab tergelincirnya bus amfibi di Sungai Clyde.
"Uji coba berjalan sangat lancar tapi saat kami kembali untuk perjalanan pulang ada salah satu bagian suspensi yang berhubungan dengan kantong udara meletus," ujarnya. Stewart mengingatkan kalau kesalahan dan masalah biasa dijumpai dalam uji coba sehingga tidak perlu dibesar-besarkan.
"Semuanya akan kembali ke proses semestinya," tambah Stewart. Bus amfibi memiliki sebuah lambung kapal yang memungkinkan kendaraan itu bisa terapung di perairan. Lambung kapal ini tidak mengalami gangguan saat bus berjalan di darat.
Saat bus itu berada di air, bus akan dikendalikan oleh dua water jet kembar yang memungkinkan bus itu bisa mencapai kecepatan sebesar delapan knot. Bus amfibi sebelumnya tidak pernah digunakan bagi komunitas komuter Inggris. Seperti halnya di Singapura, keberdaaan bus itu hanya digunakan sebagai alat wisata dan bersenang-senang.
"Kami sering melihat sungai itu sebagai halangan bagi Renfrew dan Yorker untuk melakukan perjalanan. Karena itulah kami berpikir untuk menghubungkan dua komunitas itu. Mereka bisa menikmati perjalanan tanpa batas," tambah Stewart.(Koran SI/Koran SI)(//rhs)