Getting Time...

Ayah Sarkozy Lukis Bruni

Kamis, 11 Februari 2010 09:23 wib
Carla Bruni (Foto: cdn.picapp.com)
Carla Bruni (Foto: cdn.picapp.com)
PARIS - Apa yang dilakukan Pal Sarkozy menunjukkan betapa besar kasihnya bagi sang menantu, Carla Bruni. Ayah Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy ini melukis Bruni bak biduanita panggung. Dalam lukisan Pal, Bruni duduk di atas Grand Piano dengan gitar di tangannya.

Ibu negara Prancis ini terlihat anggun dalam gaun panjang berwarna biru. Rambut panjangnya dibiarkan tergerai, dan mimiknya bagai orang yang sedang bernyanyi. Di sudut kiri kanvas, bergantungan lampu sorot panggung. Sinarnya

Apa alasan Ayah Sarkozy memilih Bruni sebagai objek lukisannya? "Lukisan ini adalah hadiah pernikahan untuk gadis mengagumkan yang berhasil merekatkan kembali tali kasih antara ayah dan putranya," ujar Pal.

Sebelum Bruni hadir dalam kehidupan Sarkozy, hubungan ayah dan anak ini memang sempat tidak akur. Kerenggangan keduanya bermula ketika Nicolas berusia lima tahun. Menurut penulis biografi Sarkozy, Pal tidak pernah menghiraukan kehadiran istri dan tiga anaknya.

Pameran lukisan Pal akan digelar April mendatang. Pria berusia 82 tahun ini pula yang memilih tempat pergelaran, yaitu galeri The Espace Pierre Cardin. Seperti yang sudah diduga publik, rencana pameran lukisan ini sudah menuai kritik.

The Espace Pierre Cardin pun terkena imbas. Sebab, situs online milik The Espace Pierre Cardin didominasi publikasi pameran lukisan Pal. "Kami tidak punya pilihan. Kami tidak bisa menolak," ucap staf The Espace Pierre Cardin. Praktis, tidak ada ruang tersisa untuk penyelenggara pameran lain yang ingin berpromosi lewat situs tersebut.

Pal berasal dari golongan aristokrat Hungaria minor. Pada 1948, dia bertolak ke Prancis untuk mengasah kemampuan melukis. Sepanjang karir lukisnya, Pal telah mengadakan beberapa pameran di Hungaria dan Spanyol.

Majalah Le Figaro menulis, lukisan Pal merupakan simbol ucapan terima kasih sang ayah kepada putra tersayang dan menantunya. Pal berterima kasih kepada putranya itu karena bersama Bruni, Sarkozy bersedia menopang karier lukis Pal yang sempat terpuruk.

Walau hubungan Pal dan anak-anaknya bagai benang kusut, tapi dia menyimpan harapan besar bagi anak-anaknya. "Dengan nama yang kamu sandang dan hasil yang telah kamu raih, saya yakin kamu tidak akan tergantikan di Prancis," ujar Pal kepada Sarkozy. (Koran SI/Koran SI)(//rhs)
TWITTER »
twit