Tengkorak kepala korban pembunuhan (Foto: AP)
ROMA - Penyelidik di Roma saat ini sedang dipusingkan dengan penemuan kerangka manusia yang diduga sebagai korban pembunuhan. Pihak penyelidik menemukan Kerangka manusia tersebut dalam kondisi utuh.
Tetapi yang membuat pihak penyelidik terkejut adalah, kerangka lengkap tersebut ternyata gabungan dari lima kerangka manusia berbeda. Polisi Roma berteori jika kelima korban tersebut dibunuh oleh "kolektor", untuk digabungkan menjadi sebuah kerangka manusia yang utuh.
Kini pihak kepolisian tersebut mencari petunjuk atas kasus yang mengejutkan ini. Sementara ahli forensik sendiri melaporkan jika kerangka manusia tersebut digabungkan dari tulang-belulang tiga orang wanita dan dua orang pria. Forensik memperkirakan jika umur dari korban tersebut berkisar antara 25 hingga 55 tahun.
Forensik Kepolisian Roma memperkirakan, jika kelima korban ini tewas dalam rentang masa waktu 20 tahun, antara pertengahan 1980 hingga 2006.
Kepolisian Roma saat ini mencari petunjuk melalui laporan kehilangan, guna mencari segala kemungkinan atas kasus menggemparkan tersebut.
Sebenarnya kerangka manusia ini ditemukan pada Juli 2007 lalu yang terkubur di bawah sebuah jalur sepeda, di sekitar Magliana, selatan Roma, Italia. Saat ditemukan, sebuah kunci dan dompet milik pria bernama Libero Ricci berada di samping kerangka. Ricci yang berusia 77 tahun sebelumnya dilaporkan hilang pada November 2007.
Polisi percaya jika kerangka tersebut merupakan Ricci, namun proses penyelidikan berakhir dengan kejutan saat pihak keluarga Ricci menyatakan, pakaian yang ditemukan di dekat kerangka tersebut bukanlah milik korban.
Tidak yakin dengan kondisi kerangka, pihak kepolisian akhirnya kembali melakukan penyelidikan atas kerangka itu. Melalui seorang patolog Universitas La Sapienza di Roma, ditemukan jika kerangka tersebut merupakan gabungan dari lima orang yang berbeda.
Selain itu dalam tes DNA yang dilakukan terhadap kerangka, menemukan tengkorak kepala yang berasal dari seorang wanita sesuai dengan seseorang yang berhubungan dengan Ricci.
Bekas luka ditemukan pada tengkorak wanita tersebut, namun sehubungan dengan tengkorak yang dalam kondisi rusak parah tidak jelas apakah kerusakan tengkorak tersebut disebabkan oleh aksi kekerasan, ataupun terkenal kobaran api atau disebabkan oleh hewan yang menemukan tengkorak tersebut.
"Tengkorak merupakan satu-satunya bagian yang ditengarai mengalami luka, namun tidak jelas apa sebabnya," ungkap penyelidik divisi pembunuhan Kepolisian Roma, Vittoria Rizzi seperti dikutip Sky News, Jumat (12/2/2010).
Rizzi menambahkan, jika kerangka tersebut dikumpulkan oleh seorang "kolektor" yang telah membunuh lima orang untuk membentuk satu kerangka manusia penuh.
Saat ini media di Italia terus memberitakan kasus ini. Foto dan rekaman video dari kerangka tersebut disiarkan oleh di sebuah program televisi, dengan harapan polisi dapat memperoleh keterangan mengenai kasus ini. (faj)(rhs)