Getting Time...

Flu Babi Tewaskan Hampir 16 Ribu Orang

Fajar Nugraha
Minggu, 21 Februari 2010 10:07 wib
Tamiflu penangkal flu babi (Foto: Telegraph)
Tamiflu penangkal flu babi (Foto: Telegraph)
JENEWA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan angka kematian akibat flu babi di seluruh dunia sudah mendekati angka 16 ribu jiwa.

"Sejak pertama kali ditemukan pada 2009 hingga 14 Februari 2010, lebih dari 212 negara telah melaporkan epidemi flu H1N1. Laporan ini termasuk korban tewas akibat H1N1 yang mencapai 15,921 orang," demikian isi pernyataan WHO yang dikutip AFP, Minggu (21/2/2010).

Angka kematian tersebut dicatat sejak virus H1N1 pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat, pada April 2009. Sejak saat itu korban akibat virus mematikan ini sudah berkembang 629 kali.

Beberapa negara di Afrika Barat terus mencatatkan penambahan korban. Namun WHO menyimpulkan jika tidak ada cukup bukti jika kasus flu babi di Afrika Barat menyebar luas di wilayah pedalaman.

"Di wilayah bertemperatur tinggi seperti wilayah utara bumi, secara keseluruhan pandemi flu mematikan ini, menurun. Hal itu juga terjadi di beberapa negara yang menjadi wilayah kantong pandemi tersebut," ungkap WHO. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit