Polisi keluarkan korban dari lokasi pengeboman (Foto: Reuters)
LONDON - Sebuah bom bunuh diri yang menyerang konvoi militer Pakistan di distrik Swat, menewaskan sembilan orang. Seorang di antara korban tewas tersebut diketahui seorang warga negara (WN) Inggris.
"Kami mengkonfirmasikan jika seorang warga negara Inggris tewas dalam aksi bom bunuh diri di lembah Swat," ucap seorang juru bicara Kementrian luar negeri Inggris, seperti dikutip AFP, Selasa (23/2/2010).
Insiden peledakan itu sendiri terjadi saat pelaku pengeboman meledakan dirinya bersama sebuah mobil yang berisi penuh dengan bahan peledak. Pelaku melakukan aksinya saat pasukan keamanan Pakistan memasuki pusat Kota Mingora, di Lembah Swat. Jelas sekali jika pelaku yang juga turut tewas dalam kejadian ini, mengincar aparat Pakistan.
"Ini merupakan aksi bom bunuh diri dan targetnya merupakan konvoi militer," ungkap pejabat militer setempat Mayor Mustaq Ahmad Khan.
Aksi peledakan ini juga menyebabkan korban tewas di kalangan anak-anak. "Empat wanita, dua anak-anak serta tiga pria dewasa tewas dalam insiden ini," ujar Kepala Polisi Mingora Qazi Ghulam Farooq.
Selain korban tewas, aksi peledakan kali ini juga menyebab 39 warga lainnya menderita luka-luka, empat di antaranya dalam kondisi serius.
Aksi bom bunuh diri kali ini merupakan aksi terbesar sejak aksi serupa yang terjadi di Kota Shangla 12 Oktober lalu. Saat itu sebuah bom bunuh diri ditujukan kepada konvoi militer Pakistan, menewaskan 45 orang. (faj)(rhs)