Getting Time...

Anak Pendiri Hamas Pasok Informasi pada Israel

Fajar Nugraha
Kamis, 25 Februari 2010 12:10 wib
Buku yang akan dirilis oleh Mossab Hasan Yousef (Foto: The Straits Times)
Buku yang akan dirilis oleh Mossab Hasan Yousef (Foto: The Straits Times)
YERUSALEM - Putra dari pendiri kelompok Hamas ternyata menjadi informan paling berharga yang dimiliki oleh Dinas Keamanan Israel Shin Bet. Keterangan ini diakui sendiri oleh seorang mantan pejabat Shin Bet.

Dalam wawancara dengan suratkabar Ha'aretz, mantan pejabat Shin Bet tersebut menyatakan, Mosab Hassan Yousef selama hampir satu dekade telah membantu Israel dalam menggagalkan aksi teror yang mengancam Israel dari Hamas.

Yousef dianggap berperan penting menggagalkan aksi bom bunuh diri dari Hamas dan memberikan informasi mengenai persembunyian kelompok pejuang kemerdekaan Palestina tersebut, selama konflik di Gaza selama ini. Demikian diberitakan The Straits Times, Kamis (25/2/2010).

Pria berusia 32 tahun ini merupakan putra dari Syekh Hassan Yousef yang menjadi pendiri Hamas dan sempat Mosab Yosef sendiri sempat menjadi salah satu pimpinan Hamas di Tepi Barat. Rencana Yousef akan meluncurkan sebuah buku yang mengisahkan pembelotannya dari Hamas, di Amerika Serikat pekan depan.

Dua tahun lalu, Yousef sempat menarik perhatian publik saat melakukan pengakuan dalam wawancara kepada suratkabar Ha'aretz. Dalam pengakuannya Yousef mengungkapkan, jika dirinya telah berpindah keyakinan dari Islam menjadi pemeluk agama Kristen. Dalam kesempatan yang sama ia juga menyebut Hamas sebagai kelompok teroris berdarah.

Kepergiannya ke AS usai pengakuan tersebut, memicu kemarahan besar di masyarakat Muslim. Kini dengan adanya pengakuan terbaru tentang kerja samanya dengan pihak keamanan Israel, tentunya meningkatkan kebencian warga muslim terhadap Yousef. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit