Ledakan di Kabul (Foto: Timesonline.com)
KABUL - Korban ledakan bom di Kabul, Afghanistan bertambah menjadi 17 orang. Selain itu, 32 orang juga dilaporkan terluka dalam insiden ini.
Insiden yang terjadi pada pagi hari waktu setempat tersebut, diketahui berasal dari bom bunuh diri. Bom bunuh diri tersebut meledak di sebuah pusat perbelanjaan yang juga berdekatan dengan sebuah hotel mewah di Ibukota Afghanistan tersebut.
Dalam peristiwa ini pihak militan Taliban mengaku berada dibelakang aksi peledakan. Pihak berwenang sendiri berhasil menewaskan dua anggota Taliban yang menjadi pelaku serangan. Sementara dua orang lain yang bertindak sebagai pelaku bom bunuh diri, dipastikan tewas di tempat.
Ledakan yang terjadi di sekitar hotel Park Residence ini, juga menewaskan seorang warga Prancis. Kepastian ini diperoleh melalui keterangan resmi yang diberikan oleh Menteri Luar Negeri Prancis Bernard Kouchner.
Sementara juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Zemarai Bashary menambahkan jika seorang warga negara Italia juga turut menjadi korban dalam insiden kali ini. Sedangkan 32 orang dikabarkan menderita luka-luka akibat ledakan. Demikian diberitakan AFP, Jumat (26/2/2010).
Situasi disekitar lokasi ledakan sendiri sepertinya berhasil dikendalikan oleh pihak keamanan setempat. Namun ada laporan jika salah seorang tersangka berhasil tersudutkan di bagian bawah tanah sebuah bangunan.
Pihak berwenang Afghanistan sendiri terlibat aksi baku tembak sengit dengan pihak Taliban yang menjadi otak serangan ini. Sementara dua ledakan kecil terdengar setelah dua ledakan besar menyerang dalam insiden tersebut.
Kabul memang sering menjadi target serangan dari pihak Taliban, namun dalam beberapa bulan terakhir Ibukota Afghanistan ini relatif tenang.
Serangan terakhir terjadi pada 18 Januari lalu, saat kelompok pengebom dan penembak Taliban melalukan serangan yang ditargetkan pada gedung pemerintahan dan pusat perbelanjaan di Kabul. 12 orang tewas dalam kejadian tersebut.
Ledakan hari Jumat ini juga menandakan tanggapan pertama dari pihak Taliban, menyusul penangkapan yang dilakukan terhadap salah seorang pemimpin tertinggi mereka, Mullah Baradar di Karachi Pakistan bulan lalu. Selain Baradar, empat gubernur bayangan Taliban di Afghanistan juga turut ditangkap di Pakistan. (faj)(rhs)