Bajak laut Somalia (foto: corbis.com)
SOMALIA - Pembajak Somalia telah membebaskan kapal kargo milik Yunani, Navios Apollon, beserta 19 awak kapalnya setelah tebusan atas pembajakan tersebut dibayar.
Navios Apollon yang mengangkut pupuk pada 28 Desember dibajak di wilayah sebelah utara Seychelles, saat kapal yang berangkat dari Amerika Serikat itu menuju India.
Seorang kapten berkebangsaan Yunani dengan 18 awak kapalnya yang berkebangsaan Filipina berhasil dibebaskan dan dalam keadaan selamat. Saat ini pun kapal tersebut melanjutkan perjalanannya menuju Oman lalu akan ke India.
“Tebusan yang diminta dari para pembajak yang tidak disebutkan berapa besar jumlahnya, diberikan dari atas pesawat ke kapal kargo pada Sabtu 27 Februari waktu setempat,” ujar salah seorang pejabat Yunani, seperti dilansir bbc.co.uk, Senin (1/3/2010).
Angkatan laut internasional yang berpatroli di teluk Aden dan samudra Hindia tidak mampu untuk menghentikan para pembajak yang telah menyandera beberapa kapal pengangkut komersial di Somalia.
Kebanyakan kapal pengangkut tersebut dibebaskan setelah tebusan yang diminta diberikan.
Meningkatnya pembajakan di wilayah tersebut, merupakan dampak dari gagalnya negara Somalia untuk mencari solusi dari karut marutnya politik di negara tersebut.
(rhs)