Kapal yang terjebak (Foto: BBC)
STOCKHOM - Setelah terjebak di Laut Baltik akibat kondisi air laut yang membeku, empat dari sekira 50 kapal yang terjebak berhasil membebaskan diri.
Amorella, sebuah kapal fery yang membawa sekira seribu penumpang berhasil membebaskan diri dari kepungan es pada pagi hari ini waktu setempat. sementara dua kapal feri lainnya, Isabella dan Finnfellow berhasil membebaskan diri pada Kamis, 4 Maret.
Sebelumnya pihak maritim Swedia dan Finlandia telah mengirim kapal pemecah es untuk membebaskan kapal-kapal yang terjebak. Sementara tingkat kewaspadaan di daerah tersebut saat ini telah ditingkatkan untuk mengantisipasi kondisi terburuk.
"Pergerakan dari es yang amat rapat membuat kapal yang terjebak sulit untuk membebaskan diri. Untuk itu mereka membutuhkan bantuan kapal pemecah es." ungkap nahkoda kapal pemecah es Swedia, Jonas Lindvall seperti dikutip Associated Press, Jumat (5/3/2010).
Proses pembebasan kapal-kapal yang terjebak itu sendiri tidak berjalan mulus. Sempat terjadi tabrakan kecil saat dua dari kapal yang dibebaskan berusaha membebaskan diri dari jebakan es. Tabrakan itu terjadi saat kedua kapal melakukan manuver saat masih terjebak es.
Menurut media Swedia, tidak ada kepanikan terjadi dialami oleh penumpang kapal yang terjebal meskipun tidak ada usaha evakuasi yang dikerahkan. Pihak maritim Swedia sendiri kondisi cuaca yang mulai bersahabat dimungkinkan untuk membebaskan sisa kapal lain yang masih terjebak.
Membekunya Laut Baltik kali ini merupakan yang terburuk dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Sejak bulan Desember lalu, suhu di Swedia kian tidak menentu hingga temperatur udara mencapai dibawah nol derajat. (faj)(rhs)