Polisi di lokasi bunuh diri (Foto: AFP)
LONDON - Tiga orang melompat bersamaan dari sebuah apartemen di Skotlandia. Warga yang bermukim di apartemen tersebut memperkirakan jika ketiganya melakukan aksi bunuh diri bersama.
Tiga jasad tak bernyawa dari dua orang pria dan seorang wanita ditemukan di bawah apartemen 30 lantai di Glasgow, Skotlandia Minggu 7 Maret. Ketiga korban dipercaya tewas setelah melompat dari kamar mereka yang berada di lantai 15.
Tidak jelas apa motif dari aksi bunuh diri ini, namun menurut seorang warga Elaine Sandford meyakini jika ketiga korban yang warga negara Kosovo yang terancam dideportasi. "Saya melihat surat dari pihak imigrasi di pintu mereka yang menyatakan petugas akan kembali menemui mereka," ungkap Elaine Sandford seperti dikutip AFP, Senin (8/3/2010).
Sementara warga lain mengaku trauma dengan kejadian ini. Pihak kepolisian sendiri belum bisa memastikan motif dari aksi bunuh diri ini. Polisi juga masih terus berusaha mencari tahu identitas dari para korban, penyelidikan forensik sendiri hingga kini masih terus berlangsung.
Pihak kepolisian mengakui jika pihaknya belum menemukan kondisi mencurigakan yang menyelimuti kematian ketiga korban.
Memang apartemen tersebut rencananya akan diratakan dengan tanah untuk kepentingan lain. Dalam beberapa tahun terakhir, apartemen ini menjadi tempat tinggal favorit bagi pencari suaka dari Kosovo, Afrika, Asia dan Irak. (faj) (rhs)