Getting Time...

Misionaris AS di Haiti Dibebaskan

Fajar Nugraha
Selasa, 09 Maret 2010 11:06 wib
Misionaris AS yang dibebaskan (Foto: AP)
Misionaris AS yang dibebaskan (Foto: AP)
PORT AU PRINCE - Pihak berwenang Haiti membebaskan salah satu dari dua misionaris AS yang ditahan atas tuduhan penculikan anak.

Charisa Coulter diserahkan kepada petugas Kedubes AS di kantor polisi di Port au Prince, yang kemudian langsung membawanya pergi. Meskipun Coulter dibebaskan, seorang misionaris lainnya yang juga pimpinan dari kelompok tersebut, masih terus ditahan oleh pihak berwenang Haiti. Demikian diberitakan AFP, Selasa (9/3/2010).

Laura Silsby saat ini masih terus ditahan pihak kepolisian setempat guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut atas upaya penculikan anak yang dituduhkan kepada mereka.

Silsby dan Coulter ditangkap dengan delapan rekan misionaris lainnya pada 29 Januari lalu. Mereka mencoba membawa 33 anak korban gempa Haiti ke wilayah negara tetangga, Republik Dominika. Para misionaris tersebut berusaha membawa anak-anak itu dengan bus tanpa ada dokumen yang jelas, saat melintasi perbatasan Haiti dan Republik Dominika.

Kelompok tersebut menolak jika disebut berupaya untuk menculik anak-anak tersebut. Mereka berdalih hanya ingin membantu anak-anak yang dikira menjadi yatim piatu akibat gempa dashyat yang melanda Haiti 12 Januari lalu. Setelah diselidiki, ternyata anak-anak tersebut masih memiliki anggota keluarga yang masih hidup.

Sebelumnya delapan misionaris lainnya sudah dibebaskan pada pertengahan Februari lalu dan mereka sudah diizinkan kembali ke AS. Namun Silsby dan Coulter tetap ditahan oleh pihak berwenang, karena mereka sebelumnya merupakan pengasuh dari anak-anak tersebut. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit