Getting Time...

Korut Siap Perang & Dialog dengan AS

Fajar Nugraha
Selasa, 09 Maret 2010 14:48 wib
Kapal Korea Selatan (Foto: Ist)
Kapal Korea Selatan (Foto: Ist)
SEOUL - Korea Utara menyatakan jika pihaknya akan memperkuat sistem senjata nuklir mereka sebagai upaya untuk merespons ancaman militer Amerika Serikat. Namun di lain pihak, negara komunis tersebut juga menyatakan kesediaannya untuk berdialog dengan Washington.

Pernyataan ini dikeluarkan oleh pihak juru bicara Kementrian Luar Negeri Korea Utara, menyusul latihan perang yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan yang dimulai Senin 9 Maret kemarin.

Menanggapi latihan perang ini, Korut langsung memerintahkan jajaran militer mereka untuk siap siaga. Perintah ini juga termasuk merilis kesiapan mereka untuk meledakan fasilitas vital milik Korea Selatan. Demikian diberitakan AFP, Selasa (9/3/2010).

Sementara kedua negara menyatakan, jika latihan perang yang diberi sandi Key Resolve/Foal Eagle tersebut merupakan latihan rutin yang diadakan tiap tahun. Kedua negara sekutu juga mengatakan jika latihan ini sifatnya tidak lebih dari bentuk pertahanan.

Latihan perang antara AS dan Korsel tahun ini kebetulan berlangsung besamaan dengan usaha untuk membawa Korut untuk kembali ke meja perundingan enam negara, mengenai pelucutan senjata nuklir negeri Kim Jong-Il tersebut. Korut sendiri mundur dari perundingan tersebut pada April, sebulan melakukan uji coba atas senjata nuklir mereka.

Sebagai syarat untuk kembali ke meja perundingan, Korut meminta komitmen AS untuk membuka kembali pembicaraan damai yang menggantikan perjanjian gencatan senjata antara Korsel dan Korut, usai perang korea pada 1950-1953 lalu. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit