Mogok massal di Yunani pekan lalu (Foto: AP)
ATHENA - Petugas pajak dan petugas pemungut sampah di Yunani melakukan aksi mogok kerja mengikuti aksi mogok massal yang sudah berlangsung di negeri yang tengah diguncang krisis ekonomi tersebut.
Aksi mogok ini dilakukan untuk memprotes kebijakan penghematan yang dilakukan oleh Pemerintah Yunani. Lebih dari satu juta pekerja publik dan swasta diimbau oleh dua kelompok serikat pekerja di Yunani untuk bergabung dalam aksi mogok ini.
Mogok massal yang berlangsung untuk kedua kalinya dalam dua minggu terakhir, dipastikan dapat melumpuhkan aktifitas warga di Yunani. Diperkirakan di kantor kementrian, layanan publik, bank dan sekolah akan ditutup selama mogok kali ini, sedangkan rumah sakit akan beroperasi dengan staf yang amat terbatas. Demikian diberitakan AFP, Rabu (10/3/2010).
Sementara penerbangan dari dan menuju Yunani akan mengalami pembatalan pada hari Kamis 11 Maret. Kondisi ini dipastikan setelah serikat pekerja pengatur lalu lintas bandara menyatakan akan turut serta dalam protes ini.
"Kami akan ikut serta dalam mogok massal selama 24 jam, untuk itu tidak penerbangan yang datang dan pergi dari Yunani mulai Rabu tengah malam hingga keesokan harinya," ungkap juru bicara Asosiasi Petuga Lalu Lintas Bandara Yunani (EEKE).
Selain lalu lintas udara, transportasi laut dan kereta api dipastikan akan terganggu akibat aksi mogok ini. Para pekerja di dua bidang transportasi tersebut juga akan turut serta dalam aksi mogok di negeri para dewa tersebut. (faj)(rhs)