Getting Time...

Demo di Yunani Berbuntut Pada Kerusuhan

Fajar Nugraha
Jum'at, 12 Maret 2010 10:16 wib
Pemuda Yunani yang menyulut rusuh (Foto: AP)
Pemuda Yunani yang menyulut rusuh (Foto: AP)
ATHENA - Polisi Yunani terpaksa berhadapan dengan batu yang dilemparkan oleh para pendemo saat terjadi mogok massal di Athena. Sebelumnya sekira 23 ribu pekerja turun ke jalan memrotes kebijakan Pemerintah Yunani dalam mengatasi krisis ekonomi negaranya.

Protes yang tadinya berlangsung damai berubah menjadi kerusuhan saat sekira 50 pemuda yang menggunakan topeng hitam, melemparkan kayu dan pecahan lantai keramik dari Bank Yunani ke arah polisi.

Polisi pun tidak tinggal diam dalam menghadapi pendemo, mereka membalas dengan menembakan gas air mata ke arah pendemo.

Para pemuda penyulut kerusuhan ini juga melemparkan bom molotov, memecahkan kaca miliki toko-toko yang berada di pinggiran jalan Athena serta menyulut api dari tumpukan sampah. Namun menurut pihak kepolisian, tingkat kekerasan ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan kerusuhan memprotes pembunuhan seorang remaja pada 2008 lalu.

Sambil membawa bendera kelompok sayap kiri dan lambang anarkisme, para penyulut kerusuhan ini meneriakan slogan yang mendesak para anggota parlemen Yunani untuk mundur. Namun polisi sendiri berhasil mencegah mereka untuk melakukan tindakan perusakan yang lebih besar.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (12/3/2010), dua anggota polisi dikabarkan terluka dan 16 pendemo ditangkap dalam kerusuhan ini.

Sekira 23 ribu pendemo memadati Athena untuk memrotes kebijakan pemotongan penghasilan pekerja publik sebagai langkah penghematan untuk mengatasi krisi ekonomi Yunan, yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selain itu demonstran juga mengecam rencana kenaikan pajak, pembekuan dana pensiun serta penambahan batas umur pensiun sebagai bagian dari kebijakan tersebut.

Namun sebagian besar warga Yunani meyakini meskipun protes berlangsung, Pemerintahan Yunani akan terus melaksanakan rencana tersebut. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit