Militer Israel di Tepi Barat (Foto: AFP)
YERUSALEM - Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak memerintahkan militer Israel untuk menutup wilayah Tepi Barat selama 48 jam. Penutupan tersebut berlangsung sejak Jumat dini hari waktu setempat, hingga Sabtu 13 Maret tengah malam.
Menurut Pemerintah Israel langkah ini diambil sebagai upaya untuk menghadapi ancaman serius terhadap keamanan mereka, termasuk risiko atas serangan dari pihak asing. Demikian diberitakan AFP, Jumat (12/3/2010).
Sejak meningkatnya serangan dari Palestina sejak September 2000 lalu, Israel umumnya menutup wilayah Tepi Barat menjelang hari libur nasional, sebagai langkah preventif dari pihak Palestina. Sedangkan penutupan diluar hari libur nasional ini, merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh Israel.
Pengumuman ini dikeluarkan sebelum dua prajurit Israel yang dianggap melakukan kejahatan saat peperangan di Gaza akhir 2008 lalu. Kedua prajurit tersebut terbukti menggunakan seorang bocah sembilan tahun untuk mencari ranjau pada peperangan tersebut.
Mengenai perang di Gaza 2008 lalu, PBB menyatakan, jika militer Israel dan pejuang Palestina telah melakukan kejahatan perang. Sekira 1.400 warga Palestina dan 13 prajurit Israel tewas dalam perang yang berlangsung selama 22 hari itu. Perang ini menurut Israel merupakan serangan balasan atas serangan roket yang di lakukan Hamas dari wilayah Gaza. (faj)(rhs)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad