Obama akan disambut protes di Australia (Foto: AFP)
CANBERRA - Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Australia, dipastikan akan disambut oleh serangkaian protes. Paling tidak sekelompok veteran perang telah menyiapkan aksi menentang kedatangan Presiden Obama.
Rencana protes ini akan dilakukan oleh kelompok Stand Fast yang marah atas rencana penyambutan Obama. Pemerintah Australia akan menyambut pemenang Nobel Perdamaian ini bak seorang pahlawan perang. Tentunya hal ini menyulut kemarahan dari kalangan veterang perang Australia.
Juru bicara Stand Fast Graemen Dunstan menyatakan, jika Obama tidak pantas mendapatkan penghormatan layaknya pahlawan perang, di saat Presiden AS ke-44 tersebut justru memutuskan untuk menambah pasukan AS di Afghanistan. Demikian diberitakan News.com.au, Jumat (12/3/2010).
Sementara mengenai protes atas kedatangan Obama ini, Dunstan berencana untuk protes yang dilakukan secara kreatif. Dengan latar belakang pendidikan seni sepertinya hal itu pantas dilakukan oleh pria berusia 66 tahun tersebut.
Dunston mengajak semua veteran perang serta aktivis perdamaian di seluruh Australia untuk membuat pesawat terbang buatan. Nantinya pesawat terbang mainan itu akan dilempar ke arah iring-iringan kendaran yang dinaiki presiden kulit hitam pertama AS tersebut.
Selain itu Dunston juga akan membangun sebuah replika pesawat pengebom tak berawak yang biasa digunakan AS dalam operasinya melawan Taliban di Afghanistan dan Pakistan.
Replika itu nantinya akan dibuat sama persis dengan pesawat MQ-1 Predator yang biasa digunakan AS dalam pertempuran. Pesawat replika sepanjang 2 meter itu akan dipamerkan di Ibukota Australia, Canberra. (faj)(rhs)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad