Getting Time...

AS Desak Israel Batalkan Pembangunan Pemukiman

Fajar Nugraha
Senin, 15 Maret 2010 13:42 wib
Pembangunan pemukiman oleh Israel (Foto: Reuters)
Pembangunan pemukiman oleh Israel (Foto: Reuters)
YERUSALEM - Amerika Serikat (AS) terus mendesak Israel untuk membatalkan rencana mereka untuk membangun pemukiman bagi warga Israel di wilayah timur Yerusalem.

Israel sebelumnya mengundang kontroversi dengan menyetujui rencana pembangunan 1.600 pemukimn untuk warga mereka di Yerusalem Timur. Pengumuman rencana pembangunan ini bahkan dilakukan bersamaan dengan kunjungan dari Wapres AS Joe Biden ke Israel pekan lalu.

Langkah ini membuat berang Washington karena makin mempersulit upaya negosiasi ulang guna membicarakan perdamaian antara Palestina dan Israel. Pemerintah AS sendiri tidak secara spesifik menyebut langkah apa yang harus dilakukan Israel atas masalah ini. Namun  media Israel menyatakan jika pihak AS menginginkan Israel membatalkan rencana itu.

Pihak Palestina sendiri merasa keberatan akan pembanguna di wilayah Yerusalem Timur. Hal ini berkaitan keinginan Palestina untuk menetapkan Yerusalem Timur sebagai ibukota dari negara Palestina merdeka. Demikian diberitakan Associated Press, Senin (15/3/2010).

Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu keberatan dengan rencana membagi Yerusalem menjadi dua. Netanyahu menginginkan Yerusalem Timur untuk tetap masuk di dalam wilayah kekuasaaan mereka. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit