Getting Time...

Pejabat AS Bikin Jaringan Pembunuh Militan

Fajar Nugraha
Senin, 15 Maret 2010 13:51 wib
Aksi Furlong diketahui militer Pakistan (Foto: AFP)
Aksi Furlong diketahui militer Pakistan (Foto: AFP)
WASHINGTON - Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) yang diidentifikasi sebagai Michael Furlong diketahui mengorganisir jaringan intelijen untuk memburu dan membunuh militan Islam. Jaringn tersebut melalui perusahaan keamanan swasta di Afghanistan dan Pakistan.

Menurut suratkabar The New York Times yang pertama kali mengetahui informasi ini, Furlong diketahui bekerja untuk Departemen Pertahanan AS, dengan menyewa petugas dari sebuah perusahaan keamanan swasta yang memperkerjakan mantan anggota CIA dan Dinas Rahasia AS.

Berdasarkan laporan The New York Times yang diperoleh dari anggota militer dan pebisnis AS di Afghanistan dan AS. Orang sewaan Furlong tersebut mengumpulkan data intelijen mengenai keberadaan dari tersangka militan. Mereka juga ditugaskan untuk mencari lokasi persembunyian dari para militan.

Setelah berhasil mengumpulkan data, para intelijen bayaran ini memberikannya kepada pihak militer dan intelijen AS di Afghanistan dan Pakistan. Data tersebut nantinya digunakan untuk melakukan penyerangan terhadap anggota militan.

Beberapa pejabat AS lainnya mengkhawatirkan jika Furlong bisa saja menjalankan operasi intelijen yang tidak resmi. Para pejabat ini juga tidak yakin siapa yang mengawasi ataupun yang memberi perintah kepada Furlong. Demikian diberitakan The New York Times, Senin (15/3/2010).

Masalah ini memang menjadi perhatian banyak pihak mengingat pihak militer dilarang untuk menyewa petugas keamanan swasta untuk menjalankan operasi intelijen. (faj)(rhs)
TWITTER »
twit