Sekjen PBB kritik Menlu Israel (Foto: AP)
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon mengkritik Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman yang memaparkan percapakan pribadi keduanya, yang membicarakan praktik diplomasi Israel.
Percakapan antara Sekjen Ban dengan Menlu Lieberman ini juga berisi tentang permintaan dari Ban kepada Israel untuk tetap menjaga keseimbangan di Timur Tengah, usai pengumuman rencana Israel untuk membangun 1.600 pemukiman warga Israel di Yerusalem Timur. Demikian diberitakan The Hindu, Rabu (17/3/2010).
Sekjen PBB yang berasal dari Korea Selatan tersebut menambahkan, jika rencana pembangunan pemukiman Israel tersebut jelas-jelas melanggar ketentuan hukum internasional. Ban juga mendesak negara Yahudi tersebut untuk membuka blokadenya terhadap Gaza. Menurut Ban blokade tersebut telah membuat sengsara warga Palestina.
Mengenai pembocoran percakapan dirinya dengan Lieberman, Ban menyesalkan, tindakan Menlu Israel yang tidak membicarakan terlebih dulu dengannya tentang masalah apa yang harus diumumkan ke media Senin 15 Maret lalu. Hal ini seharusnya memang harus dilakukan di dunia diplomasi untuk menjaga kerahasiaan serta sensitifitas politik dari isu yang dibahas.
Insiden ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh Menlu Lieberman dalam hal menimbulkan kekrisuhan diplomasi dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, Menlu Israel tersebut pada hari Senin lalu memboikot pertemuan dengan Presiden Brasil Luiz Inacioa Lula da Silva yang berkunjung ke negaranya. Hal ini menurut Lieberman disebabkan penolakan Presiden Lula untuk mengunjungi makam dari pendiri Zionis modern, Theodor Herzl. (faj)
(rhs)