Polisi Prancis di lokasi penembakan (Foto: AFP)
PARIS - Seorang polisi Prancis tewas tertembak dalam baku tembak dengan kelompok separatis Basque, Eta di pinggiran kota Paris, Prancis. Polisi sendiri berhasil menangkap seorang pria yang mengaku sebagai anggota Eta.
Baku tembak Rabu dini hari waktu setempat, berlangsung setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sekelompok orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian mobil. Tidak lama kemudian aksi tembak-menembak antara polisi dengan sekelompok orang yang diduga pencuri tersebut.
Selang beberapa lama kemudian polisi berhasil menyudahi perlawanan pelaku tersebut, namun seorang anggota polisi diketahui tewas dalam insiden ini. Seorang pria yang berhasil diamankan mengaku jika dirinya merupakan anggota kelompok separatis Basque Eta.
Kini polisi terus mencari petunjuk guna menangkap pelaku baku tembak yang lain melalui keterangan seorang tersangka yang ditangkap tadi. Polisi langsung menyisir wilayah Dammarie-les-Lys, tempat insiden tersebut berlangsung. Demikian diberitakan BBC, Rabu (17/3/2010).
Eta selama ini dianggap berada di balik tewasnya 800 jiwa sejak akhir 1960. Kelompok ini menginginkan wilayah Basque untuk berdiri sendiri. Penangkapan atas kelompok separatis ini makin marak dalam beberapa waktu terakhir, khususnya di daerah tengggar Prancis.
Bulan lalu salah satu pemimpin kelompok ini Ibon Gogeascoechea berhasil ditangkap oleh pihak berwenang Prancis. Dia ditahan bersama dua orang anggota Eta lain dalam sebuah operasi gabungan antara pihak Prancis dan Spanyol di Normandy.
Sementara kematian anggota polisi Prancis ini, merupakan yang pertama kalinya terjadi dilakukan oleh kelompok Eta. (faj)(rhs)