Bentrok di Yerusalem Timur (Foto: AP)
YERUSALEM - Israel menarik perintah penutupan Tepi Barat dan membuka akses menuju Masjid Aqsa di kota Yerusalem hari ini. Keputusan ini diambil Pemerintah Israel berkaitan menurunnya ketegangan yang terjadi di wilayah tersebut saat ini.
Meski Tepi Barat kembali dibuka untuk umum, polisi Israel akan terus berjaga-jaga guna mewaspadai kemungkinan bentrokan yang biasa terjadi antara polisi dan warga Palestina yang ada didaerah itu. Israel sendiri menutup wilayah tersebut pada pekan lalu, yang menyulut kecaman dari dunia internasional dan Palestina. Demikian diberitakan Associated Press, Rabu (16/3/2010).
Perintah untuk membuka Tepi Barat diambil oleh pihak Israel setelah bentrokan yang terjadi di kota suci tersebut beberapa waktu lalu.
Saat itu ratusan warga Palestina di Yerusalem Timur membakar ban bekas serta sampah dan melempar batu ke arah polisi. Polisi Israel sendiri membalas aksi warga Palestina tersebut dengan tembakan peluru karet dan gas air mata.
Bentrokan itu terjadi ditengah hubungan diplomasi antara Israel dengan sekutu terdekat Amerika Serikat (AS) berada di titik terendah. Hal ini disebabkan keberatan AS atas rencana pembangunan 1.600 pemukiman baru untuk warganya di Yerusalem Timur. Rencana ini sendiri diumumkan ditengah kunjungan Wapres AS, Joe Biden di Isreal. (faj)(rhs)