NEW DELHI - Sebuah iklan promosi dari layanan kereta mewah India, telah mencoreng muka Kementrian Perkeretaapian India. Iklan itu menyebutkan New Delhi adalah Ibu Kota dari Pakistan, yang notabene adalah negara tetangga sekaligus rival dari India.
Selain itu, iklan yang menandakan beroperasinya kereta api mewah Maharaja Express menyebutkan Kolkata, pusat ziarah umat Buddha di Gaya dan Taman Nasional Bandhavgarh terletak di Teluk Bengal. Padahal Teluk Bengal merupakan wilayah perairan.
Iklan ini dibuat oleh sebuah agensi iklan yang menjanjikan sebuah promosi yang mereka klaim tidak pernah dibuat di India. Tetapi hasilnya hanya memberikan rasa malu kepada jajaran pemerintahan India, khususnya Kementerian Perkeretaapian India.
Menurut seorang pejabat India, pihaknya mengaku jika pihak agensi tidak pernah memperlihatkan hasil akhir dari iklan tersebut. "Pihak agensi memberikan hasil akhir iklan tersebut kepada suratkabar, tanpa memberitahu kami terlebih dahulu," ungkap Juru Bicara Dinas Perkeretaapian India Samir Goswamio, sepeti dikutip News.com.au, Senin (22/3/2010).
Akibat insiden ini pihak pemerintah menolak untuk kembali bekerja sama dengan agensi iklan tersebut.
Insiden memalukan ini bukan pertama kalinya terjadi dalam dunia periklanan India. Sebelumnya pada Januari lalu Pemerintah India dibuat berang setelah sebuah foto Perdana Menteri India Manmohan Singh dan Menteri Perempuan dan Anak India Krishna Tirath beredar di sebuah iklan pemerintahan.
Sekilas tidak masalah dalam iklan tersebut, tetapi yang menjadi kontroversi adalah adanya sosok Mantan Kepala Angkatan Udara Pakistan Krishna Tirath di antaranya PM Singh dan Menteri Tirath. Sontak foto tersebut membuat kontroversi, karena rakyat berpikir kenapa foto pejabat Pakistan terpampang di iklan pemerintahan India. (faj)(rhs)