Getting Time...

Gempa China

Korban Tewas Gempa China Bertambah 617 Jiwa

Fajar Nugraha
Kamis, 15 April 2010 11:29 wib
Seorang korban gempa diselamatkan (Foto: Reuters)
Seorang korban gempa diselamatkan (Foto: Reuters)
BEIJING - Regu penyelamat China terus bergerak ke wilayah lokasi gempa di Provinsi Qinghai, China, mereka membawa makanan, tenda melalui wilayah pegunungan di daerah Yushu yang menderita kerusakan paling besar. Sementara korban tewas akibat gempa ini bertambah menjadi 617 jiwa.

Bus berisi regu penyelamat dan truk yang dipenuhi oleh makanan serta peralatan medis, terus bergerak sejak malam hari di jalan raya yang memisahkan Yushu dan Ibukota Provinsi Qinghai, Xining.

Pejabat setempat menyebutkan jika warga yang selamat akibat gempa berkekuatan 6,9 skala richter pada hari Rabu 14 April, saat ini amat membutuhkan bantuan medis serta tenda tempat penampungan. Sekira 100 ribu warga korban gempa, saat ini dikonsentrasikan di dekat kantor pemerintahan daerah.

"Masalah yang kami hadapi saat ini adalah kurangnya tenda, peralatan medis, obat dan petugas medis itu sendiri," ungkap Zhuohuaxia, juru bicara dari pemerintah daerah Yushu seperti dikutip Xinhua, Kamis (15/4/2010).

Selain wilayah Yushu, kota kecil Jyeku juga wilayah yang terkena dampak paling besar dari gempa ini. Tampak reruntuhan rumah warga berserakan serta lebih dari 10 ribu warga dilaporkan menderita luka-luka. Namun yang menjadi kekhawatiran saat ini adalah sebuah waduk di kota tersebut yang mengalami keretakan akibat gempa.

Saat para pekerja terus melakukan perbaikan atas waduk untuk menstabilkan struktur untuk mencegah airnya keluar dan membanjiri kota.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan, gempa berkekuatan 6,9 skala richter tersebut bertitik pusat sekira 380 kilometer sebelah tenggara Golmud dengan kedalaman gempa mencapai 10 kilometer.(faj)(mbs)
TWITTER »
twit