Dubes Inggris untuk Yaman Timothy Torlot (Foto: AFP)
SANAA - Kementerian Dalam Negeri Yaman menyatakan serangan bom bunuh diri yang ditujukan kepada Duta Besar Inggris di Yaman, diperkirakan merupakan pekerjaan Al Qaeda.
"Serangan teroris yang gagal terhadap Dubes Inggris di Sanaa, diduga keras dilakukan oleh kelompok Al Qaeda," ungkap pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri Yaman, seperti dikutip AFP, Senin (26/4/2010).
Serangan bom bunuh diri yang terjadi hari ini, gagal membunuh Dubes Inggris Timothy Torlot. Dia terbebas dari serangan bom, setelah pelaku yang melengkapi tubuhnya dengan bahan peledak gagal mendekati konvoi dari Dubes Inggris tersebut.
Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris melaporkan, Torlot yang sudah bertugas di Yaman sejak 2007, tidak menderita luka apa pun dalam serangan tersebut. Selain itu, Inggris juga memutuskan untuk menutup layanan Kedubes di Yaman sampai waktu yang tidak ditentukan.
Layanan di Kedubes Inggris dan Amerika Serikat sempat mengalami penutupan pada bulan Januari lalu selama beberapa hari. Serupa dengan insiden ledakan di Kedubes Inggris, penutupan pada bulan Januari lalu disebabkan adanya ancaman dari Al Qaeda yang mengincar objek vital asing di negeri Semenanjung Arab tersebut.
(faj)