Presiden Islandia (Foto: Ist)
NUSA DUA - Dunia sangat membutuhkan energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil yang diperkirakan akan segera habis. Kondisi ini menjadi celah bagi Islandia memperkenalkan energi panas bumi atau geothermal ke seluruh pelosok bumi.
Pada World Geothermal Congress, di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Senin (26/4/2010). Presiden Islandia Ólafur Ragnar Grímsson menyebutkan besarnya potensi kekuatan yang berada di dalam bumi sebagai energi alternatif.
Besarnya kekuatan potensinya energi bumi terbukti saat meletusnya yang terjadi di gunung Eyjafjallajokull di Islandia. "Dahsyat letusan gunung itu sempat membuat lalu lintas penerbangan di eropa terganggu. ini disebabkan debu vulkanik yang menyebar luas di langit eropa," ucap Presiden Grimsson pada acara World Geothermal Congress.
Dibalik dari meletusnya gunung berapa tersebut, ada potensi energi yang tersembunyi. Letusan gunung tersebut telah menunjukan dunia demonstrasi unik mengenai potensi energi geothermal.
Presiden Grimsson mengajak peserta konferensi geothermal ini digunakan sebagai wadah para ilmuwan, ahli, politisi dan insinyur untuk memberitahu dunia bagaimana geothermal dapat digunakan untuk kemaslahatan orang banyak. Konferensi ini diharapkan dapat menambah informasi bagaimana panas bumi dapat dijadik energi alternatif yang bersih dan hemat sehingga dapat dijadikan alat untuk mengatasi pemanasan global.
Menurut Grimsson, Islandia menjadi negara yang menerapkan energi geothermal sebagai sumber energi utama mereka. Bahkan energi panas bumi sudah digunakan oleh islandia sejak ribuan tahun lalu. Kurang lebih 10 abad energi panas bumi telah melekat di klehidupan rakyat Islandia.
"Seiring dengan berkembangnya teknologi islandia akhirnya mampu mengganti batubara dan minyak bumi dengan energi panas bumi secara penuh. Islandia juga menjadi satu-satunya negara dimana pasokan listriknya dihasilkan dari energi ramah lingkungan," imbuh pria yang sudah menjadi Presiden Islandia sejak tahun 1996.
Islandia menurut Grimsson mendapatkan keuntungan ekonomi yang sangat besar dari energi panas bumi. Energi ini membantu warga Islandia berubah dari bermata pencarian sebagai petani dan nelayan, menjadi salah satu negara maju di eropa terlepas dari krisis ekonomi global baru-baru ini.
Prestasi ini bisa diraih Islandia karena biaya energi yang dikeluarkan bagi rakyat dan perusahaan di negeri dingin tersebut, jauh lebih murah dibandingkan negara eropa lainnya. Tentunya hal ini mengundang para investor untuk menanamkan modalnya di Islandia. Terlebih lagi Islandia tidak perlu mengimpor minyak bumi guna menghangatkan kehidupan rakyatnya.
Saat ini negara berkembang dapat menggunakannya untuk meningkatkan kesejahteraan dengan menerapkan energi panas bumi secara langsung. Panas bumi dapat digunakan pada bidang agrikultur. Pada wilayah pedesaan meningkatkan keuntungan dari hasil pasar tradisional. Energi ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan pariwisata seperti untuk spa ataupun pusat kesehatan bagi seluruh rakyat.
(faj)