Getting Time...

Al Qaeda Klaim Culik Warga Prancis

Fajar Nugraha
Kamis, 06 Mei 2010 13:46 wib
Ilustrasi: Ist
Ilustrasi: Ist
DUBAI - Sayap Al Qaeda wilayah Afrika Utara mengklaim melakukan penculikan terhadap seorang warga Prancis di utara Niger bulan lalu. Pernyataan ini mereka kirimkan melalui televisi Al Jazeera.

"Kelompok Al Qaeda Afrika Utara mengklaim telah menculik teknisi asal Prancis Michel Germano di sebelah utara Niger. Penculikan ini dilakukan pada tanggal 22 April lalu," pernyataan dari Al Jazeera seperti dikutip Reuters, Kamis (6/5/2010).

Berdasarkan laporan dari Al Jazeera, kelompok teroris internasional tersebut mendesak Prancis beserta sekutu mereka untuk melepaskan anggota Al Qaeda yang saat ini masih ditahan oleh Prancis.

Menurut sumber dari militer Niger, pada 22 April lalu melaporkan jika seorang wisatawan Prancis dan supirnya yang berasal dari Aljazair diculik di wilayah utara Niger. Penangkapan ini merupakan bagian dari rangkaian serangan yang terjadi di wilayah negara yang memiliki gurun yang amat luas tersebut.

Pada wilayah gurun tersebut diperkirakan banyak beroperasi penjahat, mantan pemberontak, penyelundup serta kelompok yang berafiliasi dengan Al Qaeda.

Sementara penculikan terhadap warga Prancis yang juga mantan teknisi tersebut, terjadi saat dirinya hendak melakukan pertemuan dengan sebuah asosiasi pekerja ladang minyak di Niger.

Hingga saat ini terdapat enam warga Eropa yang diculik oleh pihak Al Qaeda Afrika Utara pada tahun lalu. Dalam beberapa tahun terakhir operasi kelompok ini terus mengalami peningkatan di wilayah gurun Sahara.

Dari enam warga Eropa yang diculik itu, empat di antaranya telah dibebaskan. Tetapi dua warga Spanyol yang diculik, hingga kini belum dibebaskan. (faj)
TWITTER »
twit