Getting Time...

Ortu Putus Asa Tinggalkan Anaknya di Haiti

Hermanto
Senin, 10 Mei 2010 10:21 wib
Anak-anak berdoa sebelum makan di panti asuhan (Foto: AP)
Anak-anak berdoa sebelum makan di panti asuhan (Foto: AP)
PORT AU PRINCE - Bencana gempa bumi yang menghantam Haiti telah memporak-porandakan semuanya. Sekira sembilan juta jiwa saat ini tidak memiliki tempat tinggal.
 
Banyak keluarga yang hingga kini masih berada di tenda pengungsian menunggu untuk mendapatkan bantuan, keluarga yang tidak mampu memberikan anaknya makan meninggalkannya begitu saja, dengan harapan bahwa anak-anak tersebut nantinya akan mendapatkan bantuan dari organisasi internasional dan mendapatkan kehidupan yang layak.
 
Seperti dilansir AP, Senin (10/5/2010), seorang bayi perempuan berusia empat hari yang berada di kotak kardus ditinggalkan di depan rumah sakit. Bayi tersebut diletakkan begitu saja di ruang tunggu. Sementara di sebuah klinik pribadi, para sukarelawan menemukan bocah berusia tiga tahun, dia menggenggam celana dalamnya yang terlipat. Ada catatan yang terselip di bajunya bertuliskan, bagi siapa saja yang menemukan anak ini mohon rawat dia.
 
Bahkan sebelum adanya gempa bumi berkekuatan 7 skala richter tersebut, para orang tua meninggalkan anak-anaknya kepada panti asuhan, dengan harapan paling tidak anak mereka mendapatkan makan sehari sekali. Sekarang jumlah anak yang ditinggalkan orangtuanya telah melambung tinggi.
 
Nadine Jean-Baptiste, wanita berusia 35 tahun penderita AIDS, baru-baru ini telah meninggalkan anaknya yang berusia 2 tahun di panti asuhan dekat dengan gudang penyimpanan, tempat tinggalnya saat ini.
 
Sebelum bencana pada 12 Januari tersebut, dia bahkan mampu untuk membayar biaya pengobatannya dan merawat anaknya. Tapi pada saat bencana, suaminya yang seorang koki terkubur bersama dengan restoran tempat dia bekerja. Dia mendengar jerit dan tangisan suaminya dari bawah bangunan tanpa bisa berbuat apa-apa.
 
"Saya cinta anak saya, melepasnya bukanlah kehendak saya. Tapi saya tidak punya apa-apa untuk memberinya makan. Saya tidak punya pilihan lain," pungkasnya.
(rhs)
TWITTER »
twit